Peristiwa
Lahir Dengan Dua Kepala, Anak Kambing Aneh Bikin Heboh Warga Semanu
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Padukuhan Mojo, Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu dihebohkan dengan lahirnya seekor anak kambing. Kambing milik Rohim (64) tersebut memang terlahir aneh lantaran memiliki dua kepala. Saat ini, warga baik setempat maupun dari luar wilayah terus berdatangan ingin melihat secara langsung keunikan anak kambing ini.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rohim yang sehari-hari berprofesi sebagai petani dan juga beternak kambing serta sapi ini mengaku kaget bukan kepalang dengan kelahiran anak kambing miliknya. Pada Jumat (20/12/2019) siang kemarin sekitar pukul 14.30 WIB, kambingnya yang diketahui telah bunting enam bulan hendak beranak. Mulanya, tak ada yang aneh pada proses beranak kambing miliknya. Anak kambing pertama lahir secara normal baik proses maupun wujud peranakannya. Namun kemudian, sekitar pukul 14.45 WIB saat hendak melahirkan anak keduanya, justru kaki terlebih dahulu yang keluar. Setelah ditunggu sekurangnya satu jam, anak kambing tak kunjung keluar.
“Saya pun kemidian memutuskan untuk menarik kaki anak kambingnya. Saat saya lihat langsung kaget karena anak kambing itu berkepala dua. Saya langsung nyebut,” ucap Rohim, Sabtu (21/12/2019) malam.
Lebih lanjut ia mengatakan, melihat kambingnya yang tidak normal selayak kambing pada umumnya, ia pun memberitahukan kepada kerabat dan tetangga. Mereka kemudian berduyun-duyun datang untuk melihat kambing yang diketahui memiliki dua kepala, empat mata, dua hidung, dan dua mulut tersebut.
“Saya juga bingung, anak kambing ini sampai sekarang nyusu ke induknya tidak mau,” imbuh dia.

Hingga saat ini, Rohim berusaha semaksimal mungkin agar anak kambing miliknya ini mampu bertahan hidup. Tak lama setelah lahir, ia kemudian membeli susu dan dot khusus kambing. Setelah membelinya, susu tersebut ia buat dan diminumkan anak kambing itu.
“Tapi awalnya saya coba berkali-kali menyusunya hanya mau di mulut satunya dan muntah di mulut satunya lagi,” bebernya.
Setelah ia coba berkali-kali dengan telaten, si anak kambing tersebut hingga Sabtu pagi ini sudah tak lagi mengeluarkan muntahan. Hari ini saja, sedikitnya lima botol susu telah habis diminum si anak kambing unik ini.
Rohim sendiri bersikukuh hendak merawat kambingnya hingga dewasa. Meskipun cenderung unik, ia tidak akan menjual meskipun nanti akan ditawar mahal.
“Akan saya rawat maksimal, mudah-mudahan mampu bertahan hingga dewasa,” harap Rohim.
Kini, rumahnya pun banyak kedatangan warga yang penasaran dengan keberadaan anak kambing miliknya. Namun ia sendiri hingga malam ini mengaku tidak memiliki niatan untuk mengkomersilkan keunikan anak kambing miliknya yang baru saja lahir ini.
“Kalau mau datang menyaksikan monggo saja,” pungkasnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
