Connect with us

Peristiwa

Belum Ditemukan, SAR Sebut Sekitar TKP Hilangnya Pemancing Sebagai Daerah Rawan

Diterbitkan

pada

Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tim SAR Satlinmas Wilayah I masih terus berusaha melakukan pencarian korban laka laut, Subardi (38) warga Nglipar Lor, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar yang hilang saat memancing di Pantai Wediombo, Kapanewon Girisubo, pada Rabu (12/08/2020) kemarin. Hingga Kamis (13/08/2020) siang keberadaan korban masih belum dapat ditemukan. Diketahui pula, lokasi hilangnya korban merupakan lokasi berbahaya dan beberapa kali telah menelan korban jiwa.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I, Sunu Handoko mengatakan, pada hari ke dua pencarian ini, keberadaan Subardi belum juga dapat ditemukan. Pihaknya telah melakukan penelusuran di sekitar lokasi korban hilang baik menggunakan jalur darat maupun jalur laut.

“Kemarin kita cari sampai malam, lanjut pagi tadi sampai siang ini belum membuahkan hasil,” ucap Sunu saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, di sekitar lokasi hilangnya korban memang menjadi lokasi rawan bahaya. Bagaimana tidak, di sekitar lokasi itu telah terjadi 3 kasus laka laut dengan 1 orang hilang tidak ditemukan.

Berita Lainnya  Tertabrak Mobil Saat Menyeberang Jalan, Pejalan Kaki Tewas Seketika

“Tidak di lokasi persis, tapi di seputaran TKP pernah ada kejadian. Memang disana spot mancing yang bagus, bagi yang hafal medan,” terang Sunu.

Lebih lanjut dikatakan, pada pencarian korban Subardi sendiri tim sempat mengalami kendala lantaran terjadi hujan lebat. Pihaknya masih akan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal.

“Berbicara kemungkinan terburuk, 2×24 jam korban seharusnya muncul ke permukaan,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, korban semula datang ke Pantai Wediombo bersama keluarga sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, korban kemudian menuju spot mincing deder yang berada di sisi timur pantai. Pada saat memancing, posisi korban diatas batu membelakangi gelombang.

Diduga, saat ombak besar datang dari belakang ia tidak menyadarinya. Sehingga korban tersapu ombak dari arah belakang. Saat itu, istri korban kebingungan mencari  suaminya yang semula mincing di spot deder. Ia berusaha memanggil korban, namun tidak ada respon yang diberikan.

Berita Lainnya  Talud Ambrol, Longsor Susulan Ancam Rumah Warga

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler