Connect with us

Politik

Hanura Tak Cairkan Dana Banpol, Anggaran Dikembalikan ke Kantong Daerah

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul mencatat ada satu partai politik yang tidak mencairkan dana bantuan politik (banpol) pada tahun 2019. Adalah partai Hanura yang hingga akhir tahun tidak mencairkan dana tersebut, sehingga anggaran yang ada itu dikembalikan ke kas daerah dan tidak bisa diambil kembali.

Kepala Bidang Partai Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, Kesbangpol Gunungkidul, Arkham Mashudi mengungkapkan tahun lalu dari Kesbangpol sendiri telah memberikan surat beberapa kali untuk konfirmasi atas tidak diambilnya dana tersebut. Namun hingga akhir tahun tidak ada jawaban secara resmi dan perwakilan dari partai yang mengambil anggaran itu. Lantaran waktu telah habis, maka dana tersebut kemudian dikembalikan ke kas daerah.

Berita Lainnya  Resmi Ditetapkan KPU, Ini Nama-nama Anggota DPRD Gunungkidul Terpilih

“Ndak ada permohonan pencairan dana dari Partai Hanura. Sebenarnya kami sudah surati, tapi tidak ada jawaban dari pihak partai,” kata dia, Jumat (07/02/2020).

Lebih lanjut, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp 1,1 miliar untuk bantuan politik di 2020. Jumlah ini lebih besar dibandingkan dengan alokasi tahun 2019 sebesar Rp 1,08 miliar. Untuk nominal bantuan tersebut masih proses pembuatan Surat Keputusan Bupati.

Besaran bantuan yang diberikan tahun ini berbeda dengan alokasi di tahun sebelumnya karena penghitungan mengacu pada hasil Pemilu 2019. Dari sisi besaran lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

“Ada indikatornya sendiri untuk perhitungan bantuan yang diterima. Jadi masing-masing berbeda,” tambahnya.

Ia mencontohkan, untuk setiap tahunnya PDI Perjuangan selalu mendapatkan banpol terbanyak mengacu pada jumlah suara yang ada dan ketentuan lainnya. Jika pada periode sebelumnya ada 9 partai yang mendapatkan bantuan, namun setelah adanya pelantikan dewan tahun 2019 lalu hanya 8 partai yang mendapatkan bantuan.

Berita Lainnya  Didampingi Dua Adik, Mahmud Ardi Gunakan Hak Pilihnya di Madusari

“Dalam pencairannya tentu ada ketentuan yang berlaku dan itu wajib dipenuhi,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler