Peristiwa
Mobil Hantam Motor dan Pangkalan Ojek, 1 Korban Kritis
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Desa Munggi, Desa Semanu, Kecamatan Semanu pada Minggu (23/12/2018) tengah malam tadi digegerkan oleh suara benturan keras. Suara tersebut bersumber dari kejadian kecelakaan lalu lintas di Perempatan Munggi antara sebuah motor dengan mobil. Warga juga sempat dibuat panik lantaran korban kecelakaan lalu lintas yang merupakan pengendara motor bersimbah darah dan langsung tak sadarkan diri akibat benturan keras tersebut.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kapolsek Semanu AKP Ahmad Fauzi mengatakan, benturan yang terjadi dalam kecelakaan tersebut memang cukup keras. Hal ini lantaran keduanya terlibat tabrakan dalam kondisi berlawan arah dan masing-masing kendaraan melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
Kejadian sendiri bermula saat sekitar pukul 23.30 WIB sebuah mobil Suzuki Ertiga nopol AD 8762 IA yang dikemudikan oleh Riski Abdul Aziz warga Watangsono, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri melaju dari arah Pracimantoro.
Sesampainya di simpang empat yang traffic, dalam waktu yang bersamaan, dari arah Wonosari juga melaju sepeda motor Yamaha Mio nopol AB 2208 DT yang dikendarai oleh Alex Sukandar (26) warga Padukuhan Slawu, Desa Pucanganom, Kecamatan Rongkop. Tepat di tengah-tengah perempatan, kedua kendaraan yang masing-masing tak mau mengalah kemudian mengalami tabrakan keras.
“Lantaran sudah malam, kondisi traffic light di lokasi kejadian memang tak berfungsi,” papar Ahmad, Senin (24/12/2018) pagi.

Pengemudi mobil sendiri sempat berusaha menghindari tabrakan dengan membanting kemudi ke arah kiri. Namun hal tersebut tak membuahkan hasil lantaran mobil yang dikemudikannya tetap menabrak pemotor. Bahkan, pasca benturan, mobil itu terus melaju tak terkendali. Mobil baru berhenti setelah menabrak pangkalan ojek dan tiang yang berada di tepi jalan.
Sementara akibat benturan keras, sepeda motor berikut pengendaranya terpental sejauh beberapa meter dari lokasi kejadian. Pengendara motor dan pembonceng pun lantas berjatuhan di jalanan.
Tak ayal insiden ini membawa petaka bagi pengendara motor. Alex mengalami luka cukup parah di bagian kepala, wajah maupun sekujur tubuhnya. Seketika itu juga, pria malang tersebut langsung dalam kondisi tidak sadarkan diri pasca tabrakan. Korban juga mengalami patah tulang pada kaki bagian kiri.
“Sedangkan pembonceng sepeda motor, Tukiran (71) warga Slawu, Desa Pucanganom mengalami luka di bagian wajah, bibir sobek namun kondisinya dalam keadaan sadar,” imbuh Kapolsek.

Oleh warga yang langsung berkerumun di lokasi kejadian. Kedua korban kemudian dilarikan ke RS Panti Rahayu Kelor. Hingga berita ini dilansir, masih belum diketahui perkembangan kondisi dari Alex.
“Keduanya saat ini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit Panti Rahayu Kelor. Kami masih terus melakukan pemantauan terhadap kondisi korban,” imbuhnya.
Diketahui, mobil Suzuki Ertiga sendiri tengah membawa rombongan yang hendak berwisata ke pantai Indrayanti. Pengemudi mobil pun juga mengalami luka meski hanya ringan yakni luka sobek pada pelipis. Hingga saat ini kejadian ini masih terus dilakukan pendalaman data oleh pihak kepolisian.
“Sudah kami limpahkan ke Unit Laka untuk penanganannya,” imbuh dia.
Sementara itu, Kanit Laka Polres Gunungkidul, Ipda Sony Yuniawan membenarkan adanya kejadian ini. Pagi tadi, anggotanya telah melakukan olah TKP dan pengecekan kondisi korban. Sejumlah saksi dan barang bukti telah dikantongi oleh polisi. Pendalaman data pun akan terus dilakukan.
“Sudah kami cek. Memang kondisinya (korban) cukup memprihatinkan,” paparnya.
Ia pun menghimbau bagi para pengguna jalan untuk tetap menaati rambu-rambu lalu lintas. Seperti misalnya traffic light mati lantaran cuaca pengguna jalan juga harus tetap berhati-hati, terlebih di simpang empat. Apalagi sekarang musim liburan jadi bukan tidak mungkin meski di malam hari jalanan masih ramai kendaraan berlalu lalang.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
