Connect with us

Sosial

Oknum Pamong Diduga Hamili Perempuan Asal Semin, Lurah: Santai, Toh Suka Sama Suka

Diterbitkan

pada

Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Belakangan ini santer beredar kabar mengenai adanya oknum pamong Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen yang diduga menjalin hubungan asmara dengan seorang perempuan warga Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin. Kabar tersebut kian mencuat di masyarakat setempat lantaran pasangan perempuannya saat ini dalam kondisi hamil.

Informasi yang berhasil dihimpun, hal tersebut berhembus ke permukaan sekitar satu bulan terakhir. Kendati demikian, sudah ada kesanggupan dari oknum pamong (ulu-ulu) untuk menikahi perempuan yang dihamili tersebut. Diketahui, oknum pamong telah memiliki keluarga dan perempuannya merupakan seorang janda.

Carik Kalurahan Jurangjero, Aris Wijayadi mengatakan, pihaknya telah mendengar kabar tersebut. Kendati demikian, dirinya baru mendengar hal itu dari pihak oknum pamong kalurahan. Tidak ada tindakan khusus dari pemerintah kalurahan mengenai kasus pamong kalurahan yang menghamili salah seorang warga dari kapanewon Semin itu.

Berita Lainnya  Petani Cabai Ceplus Panggang Mampu Meraup Rp 7,6 Juta Perbulan

“Ini permasalahan pribadi. Informasi yang saya terima yang bersangkutan akan tanggung jawab menikahi secara resmi. Tapi sekarang masih dalam proses,” ujar Aris saat dikonfirmasi.

Disinggung mengenai kinerja oknum tersebut selama beberapa waktu terakhir, Aris mengatakan memang yang bersangkutan beberapa kali mengajukan izin untuk mengurus permasalahan yang ada. Kendati demikian tidak mengganggu jalannya pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat.

“Beberapa kali izin untuk penyelesaian masalah. Tapi tidak setiap hari kok. Jadi masuk dulu terus izin, untuk pekerjaan sendiri tidak terganggu. Dia juga tetep tanggung jawab,” imbuhnya.

Berkaitan dengan gejolak di kalangan masyarakat, ia mengungkapkan jika tidak ada permasalahan atau gejolak di kalangan masyarakat mengenai hal tersebut.

Berita Lainnya  Di Balik Meriahnya Gebyar PAUD Wonosari dan Ketar-ketirnya Orang Tua Melihat Anaknya Terjemur di Bawah Terik Matahari

“Kalau langkah pemerintah kalurahan sendiri ndak ada. Ya kita tunggu perkembangannya bagaimana tapi sejauh ini semua berjalan baik,”tuturnya.

Sementara itu, Lurah Jurangjero, Suparno mengatakan, bahwa itu merupakan permasalahan pribadi. Pihaknya tidak ikut campur dengan urusan pribadi, sejauh informasi yang diterima oleh Lurah, oknum pamong kalurahan juga sudah ada niatan untuk tanggung jawab dan tidak berpengaruh pada kinerja di Pemerintahan Kalurahan.

“Santai karena ini permasalahan pribadi. Mereka suka sama suka dan akan tanggung jawab,” ucap Suparno.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler