Pemerintahan
Pemerintah Dorong Pembangunan SPBU di Kawasan Selatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Perkembangan kawasan selatan saat ini sangat pesat. Terlebih lantaran saat ini, pembangunan infrastruktur di kawasan ini terus dikebut oleh pemerintah. Dengan perkembangan wilayah yang cukup tinggi ini, sejumlah sektor usaha menjadi bahan bidikan para investor di kawasan ini. Sektor usaha yang dibidik oleh para pemilik modal yang ingin masuk ke kawasan selatan adalah pendirian SPBU. Mengingat selama ini di kawasan utara dan selatan masih sangat minim adanya tempat pengisian bahan bakar kendaraan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengungkapkan, para pemilik modal telah memetakan sejumlah titik di kawasan selatan yang sekiranya strategis untuk dibangun sebuah SPBU. Tidak menutup kemungkinan, seiring gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan, para pengusaha sudah mulai ancang-ancang.
“Kita terus berkomunikasi dengan Hiswana Migas untuk segera melakukan realisasi jika memang ada pengusaha yang tertarik melakukan pendirian SPBU di wilayah selatan,” kata Johan Eko Sudarto, Jumat (18/06/2021).
Pendirian SPBU di kawasan selatan tentunya sangat digadang-gadang oleh masyarakat setempat sebagai bentuk pemerataan pelayanan energi. Sebab selama ini mereka harus menempuh perjalanan jauh ke kota Wonosari atau Bantul untuk membeli BBM dalam jumlah banyak.
“Selain SPBU kita juga mendorong BUMDes untuk bekerjasama dengan Pertamina dalam pendirian Pertashop,” imbuhnya.

Namun begitu, Disperindag Gunungkidul berkaitan dengan hal ini tak bisa berbuat banyak. Pihaknya hanya sekedar memiliki kewenangan dalam merekomendasi dan memantau pendistribusiannya. Pengontrolan tera ulang di SPBU juga menjadi kweajiban dinas agar tidak ada manipulasi atau kecurangan yang menguntungkan pihak tertentu. Sementara untuk pengawasan yang lainnya, merupakan ranah Pertamina.
Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina Rayon III Yogyakarta yang membawahi Gunungkidul dan Bantul, Joko Priambodo menambahkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pemilik modal untuk pembangunan SPBU di kawasan selatan. Namun meski demikian, hal tersebut masih sebatas rencana saja. Tindak lanjut dan penentuan titik pun belum dilakukan atau masih tahap awal.
“Kalau Pertashop awalnya 3 yang dikelola oleh BUMDes kemudian saat ini meluas ada yang sudah operasi lagi dan ada yang sedang pengajuan,”ucap Joko Priyambodo saat dihubungi.
Adapun Pertashop yang sudah beroperasi di kawasan selatan adalah di Kalurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang. Sedangkan yang masih pengajuan adalah di Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
