Pemerintahan
Penataan Lanjutan Pantai Sepanjang Butuh Belasan Miliar, APBD Gunungkidul Tak Mencukupi
Wonosari, (pidjar.com)–Ambisi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengubah wajah kawasan wisata Pantai Sepanjang menjadi destinasi pesisir yang lebih modern terkendala persoalan anggaran. Meski telah memulai penataan sejak 2025, pemerintah mengakui kemampuan APBD belum cukup untuk membiayai seluruh proyek yang nilainya mencapai sekitar Rp16 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengatakan hasil kajian menunjukkan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan di kawasan wisata tersebut.
“Hasil kajian memang masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Rakhmadian, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, penataan Pantai Sepanjang tidak berhenti pada relokasi pedagang dan pembangunan kios yang telah dilakukan tahun lalu. Pemerintah telah menyusun rencana lanjutan berupa pembangunan jalur lingkar yang menghubungkan Pantai Sepanjang dengan Pantai Kukup, pengaspalan jalan lanjutan, pembangunan trotoar pedestrian, pemasangan lampu penerangan kawasan, penambahan kios pedagang, hingga penyediaan area parkir yang lebih luas.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan penanaman vegetasi pantai, termasuk pandan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kawasan pesisir sekaligus meningkatkan estetika destinasi wisata.

Menurut Rakhmadian, seluruh rencana tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp16 miliar. Nilai tersebut dinilai cukup besar jika hanya mengandalkan kemampuan keuangan daerah.
Karena itu, Pemkab Gunungkidul mulai menyiapkan skema pembiayaan dari luar APBD. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mengajukan dukungan pendanaan melalui Dana Keistimewaan (Danais) Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian penataan kawasan Pantai Sepanjang yang diproyeksikan menjadi salah satu kawasan wisata pesisir unggulan di Gunungkidul.
Sambil menunggu realisasi proyek-proyek besar tersebut, pemerintah tetap melanjutkan pembangunan secara bertahap. Pada 2026, DPUPRKP memprioritaskan pembangunan talud di kawasan Pantai Sepanjang dengan anggaran sekitar Rp500 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan pembangunan talud akan dilakukan di area bekas kios pedagang yang telah direlokasi dari bibir pantai pada penataan tahap pertama.
“Direncanakan pembangunan talud,” ujarnya.
Talud akan dibangun membentang dari sisi timur hingga barat kawasan pantai. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari abrasi sekaligus menunjang kenyamanan wisatawan.
Penataan Pantai Sepanjang sendiri telah dimulai sejak 2025. Saat itu pemerintah merelokasi pedagang dari bibir pantai ke kios baru di seberang jalan, memperbaiki akses jalan, menata vegetasi pantai, serta mempercantik kawasan wisata.
Pemkab berharap pembangunan yang dilakukan secara bertahap tersebut dapat menjadikan Pantai Sepanjang sebagai proyek percontohan pengembangan wisata pesisir selatan yang lebih tertata, aman, dan berdaya saing, meski penyelesaiannya masih bergantung pada tambahan dukungan anggaran dari pemerintah di tingkat yang lebih tinggi.
-
Uncategorized5 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized1 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
