Kriminal
Pencurian SD Makin Marak, Terakhir Terjadi di Paliyan dan Perintah Kapolres Serta Dinas
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa waktu terakhir, kejadian pencurian yang menyasar gedung Sekolah Dasar (SD) di Gunungkidul semakin marak. Dalam sebulan terakhir ini saja, menurut catatan terdapat 4 aksi pencurian yang menyasar SD-SD di Gunungkidul. Dalam pembobolan yang terjadi di Kapanewon Wonosari, Kapanewon, Playen, Kapanewon Rongkop, dan Kapanewon Paliyan tersebut, pencuri berhasil membawa barang-barang elektronik yang disimpan di sekolah. Minimnya pengamanan di gedung-gedung sekolah membuat para pencuri leluasa menjalankan aksinya.
Aksi percobaan pencurian di SD diketahui kembali terjadi di Kapanewon Paliyan. Jumat (17/09/2021) pagi, SD Giring diketahui sempat disatroni pencuri. Namun begitu, pencuri tak sempat membawa kabur barang-barang berharga.
Kejadian pencurian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Paliyan, AKP Edi Purnomo. Pihaknya mendapatkan informasi perihal pembobolan di salah satu SD di wilayahnya. Ia mengungkapkan jika modus dalam aksi tersebut berbeda dari aksi pencurian sebelumnya yang membakar gagang pintu.
“Ada (percobaan pencurian), tapi tidak ada yang hilang dan tidak ada yang melapor. Modusnya berbeda dari yang sebelumnya, kejadian tersebut saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh anggota kami,” ucapnya saat dihubungi, Jumat siang.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, menyampaikan jika Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah telah memberikan arahan terkait maraknya aksi pencurian di sekolah. Ia belum dapat merinci jumlah total aksi pencurian di SD-SD di Gunungkidul yang belakangan ini marak terjadi. Selain itu, seluruh Kapolsek sudah diperintahkan untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah di wilayahnya masing-masing guna mengantisipasi aksi serupa kembali terjadi.

“Kapolres sudah memerintahkan Satreskrim hingga Unit Intel untuk menyelidiki dan mengungkap kasus pencurian yang meresahkan masyarakat ini,” jelasnya.
Kepala Bidang Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Sumarto, mengungkapkan, dengan maraknya aksi pencurian di SD pihaknya telah berkoordinasi dengan para pengelola sekolah. Ia menghimbau pihak sekolah semakin meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan dalam penjagaan di sekolah. Hal ini menjadi sangat penting lantaran kegiatan sekolah masih dibatasi karena masih masa pandemi covid19, sehingga gedung-gedung sekolah cenderung sepi.
Selain meningkatkan pengamanan, langkah antisipasi lainnya adalah mulai memindahkan barang-barang berharga seperti laptop dan barang elektronik lainnya ke tempat yang lebih aman. Barang-barang semacam inilah yang selama ini diincar oleh pencuri.
“Kami selalu mengingatkan agar pihak sekolah untuk berhati-hati, keamanan lingkungan sekolah lebih dimaksimalkan,” terang Sumarto.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized1 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
