Connect with us

Peristiwa

Periode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Periode semester pertama pada 2026 ini menunjukan bahwa jalanan Gunungkidul sedang tidak baik-baik saja. Satlantas Polres Gunungkidul mencatat sepanjang bulan Januari sampai dengan Mei 2026 ini telah terjadi ratusan peristiwa kecelakaan di berbagai ruas jalan. Dari ratusan kejadian tersebut, 28 orang meninggal dunia baik di lokasi kejadian maupun di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Priya Tri Handoyo mengatakan, total selama Januari-Mei tercatat ada 416 kecelakaan lalu lintas di Gunungkidul. Dari jumlah tersebut, 605 orang dilaporkan mengalami luka ringan. Sedangkan 28 orang dilaporkan meninggal dunia.

Berdasarkan data, jumlah kecelakaan cenderung fluktuatif setiap bulan. Pada Januari terjadi 84 kasus kecelakaan dengan tiga korban meninggal dunia. Angka tersebut sempat menurun pada Februari menjadi 72 kasus, namun kembali meningkat pada Maret hingga mencapai 88 kejadian.

Berita Lainnya  Mobil Rombongan Wisatawan Terbalik Karena Ngebut di JJLS, 7 Orang Terluka

Bulan Maret juga menjadi periode dengan jumlah korban meninggal dunia tertinggi, yakni 10 orang. Sementara pada April tercatat 82 kecelakaan dengan enam korban meninggal dunia, dan Mei menjadi bulan dengan jumlah kejadian terbanyak, mencapai 90 kasus dengan lima korban meninggal dunia.

“Sedangkan untuk data pada minggu pertama Juni ini masih kami update. Tingkat fatalitasnya memang cenderung meningkat,” kata AKP Priya Tri Handoyo, Sabtu, (06/06/2026).

Selain korban jiwa, kecelakaan lalu lintas juga menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit. Selama lima bulan pertama tahun 2026, total kerugian akibat kecelakaan mencapai sekitar Rp339,3 juta. Kerugian terbesar terjadi pada Maret dengan nilai mencapai Rp91,7 juta.

Berita Lainnya  Rasakan Dampak Kekeringan, Warga di Pesisir Selatan Mulai Beli Air Tangki

Lebih lanjut ia mengungkapkan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan kepolisian sejumlah ruas jalan masih menjadi titik rawan kecelakaan. Salah satunya berada di jalan Nasional Wonosari-Jogja, di mana karakter jalan lurus yang cukup panjang sering kali dimanfaatkan pengendara untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Di beberapa titik juga yaitu jalur Siyono sampai Simpang Empat Gading kondisi jalan lurus sehingga memicu kecepatan tinggi dan saling mendahului, jalan berkelok Patuk sampai dengan Tahura, dan kawasan permukiman.

“Jalur lain pun juga perlu diwaspadai untuk lebih berhati-hati saat berkendara. Namun untuk tingkat kerawanan tinggi ada di sepanjang jalan Nasional,” jelasnya.

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Satlantas Polres Gunungkidul, kecelakaan lalu lintas yang terjadi faktornya beragam. Seperti pengendara yang mendahului kendaraan lain secara tidak aman, melaju dengan kecepatan tinggi, hingga mengabaikan marka jalan menjadi sejumlah pelanggaran yang kerap ditemukan di lapangan.

Berita Lainnya  Wamendes: Gunungkidul Lebih Sejahtera dengan Modal Keuletan Masyarakat

Sebagai langkah pencegahan, Satlantas Polres Gunungkidul terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan kecelakaan. Selain itu, sosialisasi keselamatan berlalu lintas, pemasangan spanduk imbauan, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan untuk menekan angka kecelakaan.

“Ini menjadi perhatian bersama, diharapkan kesadaran pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler