Uncategorized
Semarak Peringatan Milad Muhammadiyah ke-112
Wonosari,(pidjar.com)– Ribuan kader persyarikatan Muhammadiyah seluruh DIY mengikuti perhelatan milad Muhammadiyah ke 112 Muhammadiyah. Berbagai kegiatan baik sosial maupun ceremony dilakukan untuk menyemarakkan milad tersebut.
Puncaknya yaitu pada Sabtu (30/11/2024) kemari yang diadakan resepsi dengan berbagai prnampilan menaik yang santai dan sesuai dengan marwah Muhammadiyah. Adapun tema yang diambul yaitu budaya dan kesenian.
Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto mengatakan milad kali ini berhasil menampilkan wajah lain Muhammadiyah, yang biasanya Milad dilaksanakan dengan suasana serius, terkesan puritan dan formal tapi PWM DIY menampilkan milad dengan penuh tampilan budaya dan kesenian.
“Tema atau konsep budaya dan sini ini tak lepas dari DIY yang diketahui serta diakui sebagai basis seni budaya yang perlu diangkat sebagai bagian dari cara dakwah Muhammadiyah ke depan,” kata Agung Danarto.
Salah satu penampil dalam acara ini adalah Jama’ah Seni Islami (JSI) Kamilasyada dari Lembaga Seni Budaya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (LSB PDM) Gunungkidul yang dikoordinir Ustadz Jayadi.

Selain itu juga menampilkan karawitan, panembromo, hadroh, keroncong dan ditutup dengan seni budaya pop band gaya anak muda. Adapun pengisi acara ini seluruhnya merupakan aktivis Muhammadiyah yang tergabung dalam Lembaga Seni Budaya Muhammadiyah dan Aisyiyah baik daerah cabang maupun ranting, serta ortom.
“Dengan konsep yang baru seperti ini harapannya dapat menjadi salah satu sarana Muhmmadiyah untuk terus mensyiarkan dakwah,” tandasnya.
Sementara itu koordinator JSI Kalimasyada Gunungkidul, Ustadz Jayadi mengatakan dengan milad yang dikonsep berbeda dibandingkan dengan sebelumnya ini menjadikan Muhammadiyah semakin ramah dengan seni budaya.
“Tentu kami sangat senang menampilkan potensi yang ada di kami. Kemudian terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras mewujudkan pagelaran budaya dalam rangka Milad Muhammadiyah yang angun dan mewah ini. Kita telah berhasil menampilkan kesenian dan budaya ala Muhammadiyah,” pungkas dia.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
