Hukum
Modus “Nikah-nikahan” dan Lakukan Tindak Pencabulan, Pria Asal Gedangsari Ditahan Polisi
Gedangsari,(pidjar.com)–Satuan Reserse Kriminal Polres Gunungkidul mengungkap kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang pria berinisial RS warga Kalurahan Ngalang,Kapanewon Gedangsari.Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gunungkidul
Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, dalam konferensi pers di Aula Patriatama Polres Gunungkidul, Rabu (8/4/2026), memaparkan secara rinci kronologi kejadian yang dialami korban berinisial RY (15).
Menurut Kapolres, peristiwa bermula pada Senin, 1 Desember 2025 sekitar pukul 19.00 WIB, saat korban bersama seorang rekannya dijemput pelaku menggunakan mobil jenis Suzuki Karimun. Sejak awal perjalanan, pelaku disebut sudah mulai membangun kedekatan dengan korban.
“Pelaku berupaya mengambil simpati korban dengan memberikan sebuah ponsel. Ini merupakan bagian dari upaya pendekatan awal agar korban merasa percaya,” ungkap AKBP Damus Asa.
Setelah itu, pelaku mengajak korban berkeliling dari wilayah Wonosari hingga Gedangsari. Dalam perjalanan tersebut, pelaku terus melakukan pendekatan secara persuasif kepada korban.
Kapolres menjelaskan, puncak dari rangkaian tersebut terjadi saat pelaku menghentikan kendaraan di sebuah jalan baru di Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari. Di lokasi tersebut, pelaku melakukan pendekatan yang dinilai sebagai bentuk manipulasi psikologis.
“Pelaku meminta korban dan rekannya melakukan simulasi pernikahan atau yang disebut ‘nikah-nikahan’. Ini merupakan salah satu teknik yang digunakan pelaku untuk memengaruhi kondisi psikologis korban,” jelasnya.
Setelah situasi dianggap mendukung, pelaku kemudian membawa korban ke rumahnya. Di tempat tersebut, pelaku diduga melakukan tindakan yang melanggar hukum dengan memanfaatkan bujuk rayu, pemberian hadiah, serta tekanan psikologis.
“Dari keterangan korban, pelaku tidak hanya memberikan iming-iming berupa barang atau uang, tetapi juga melakukan tekanan atau intimidasi. Kondisi ini membuat korban berada dalam posisi sulit dan tidak berdaya,” tegas Kapolres.
AKBP Damus Asa menambahkan, pihak kepolisian memandang serius kasus ini mengingat korban masih di bawah umur dan mengalami tekanan secara mental. Oleh karena itu, selain proses hukum terhadap pelaku, pihaknya juga memastikan korban mendapatkan pendampingan.
“Saat ini pelaku sudah kami amankan dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kami juga berkoordinasi untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan,” imbuhnya.
Polres Gunungkidul mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak, serta waspada terhadap berbagai bentuk pendekatan yang mengarah pada manipulasi maupun kekerasan. Jika menemukan indikasi serupa, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwajib.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
