Hukum
Terlibat Aksi Tipu Gelap, Lurah Grogol Dibekuk Polisi
Wonosari,(pidjar.com)— Lurah Grogol, Paliyan, berinisial LW ditahan oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Playen sejak Senin (02/02/2026) kemarin, LW sendiri tersandung tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor. Yang cukup miris, diduga yang bersangkutan diduga melakukan tindak pidana serupa hingga di beberapa lokasi.
Kapolsek Playen, AKP Sofyan Susanto mengatakan, penahanan terhadap LW ini didasari atas adanya laporan penipuan dan penggelapan kendaraan milik salah seorang warga Kalurahan Getas yang masuk pada Januari 2026 lalu.
Beberapa waktu silam, pelaku mendatangi Toni warga Kalurahan Getas, Kapanewon Playen untuk menyewa sepeda motor jenis Honda Beat. Kendaraan tersebut rencananya akan disewa LW selama 7 hari dengan biaya Rp 700 ribu. Pelaku lantas menyerahkan oembayaran sebesar Rp 400 ribu.
“Sisanya disampaikan akan segera dilunasi,” papar Sofyan.
Tak berhenti sampai di situ, 2 hari setelahnya, LW kembali datang untuk menyewa sebuah mobil jenis Agya untuk 4 hari ke depan dengan biaya Rp 400 ribu per hari. Namun kali ini, pelaku belum melakukan pembayaran sewa.

“Biaya sewa mobil tidak ditransfer, dia hanya transfer sisa biaya sewa sepeda motor. Sampai hari yang dijanjikan ternyata kendaraan tersebut tidak kunjung dikembalikan,” kata Kapolsek saat dikonfirmasi.
Pemilik kendaraan yang curiga lantas berusaha menagih sisa biaya sewa dan sekaligus meminta unit kendaraanya untuk dikembalikan. Korban semakin gusar setelah melihat dua kendaraannya tak dapat ditemukan pada pelaku.
“Tanggal 11 Januari lalu, pemilik resmi melaporkan ke Polsek Playen lantaran kendaraannya tak kunjung dikembalikan,” terangnya.
Penyelidikan mengenai perkara tersebut kemudian dilakukan. Ternyata sepeda motor berdasarkan pengakuan pelaku telah digadaikan di wilayah Selang dengan nominal Rp 2 juta. Sedangkan untuk mobil Agya digadaikan senilai Rp 22,5 di wilayah Imogiri.
Upaya mediasi untuk penyelesaian permasalahan tersebut sebenarnya sempat dilakukan. LW semula berjanji akan menyelesaikan tanggungannya tersebut pada Jumat pekan lalu. Namun lagi-lagi, janji itu kembali diingkari.
“Pemeriksaan sudah dilakukan dari status saksi kemudian naik ke tersangka. Senin kemarin, yang bersangkutan kami lakukan pemanggilan kembali dan kami tahan atas kasus ini,” tandas AKP Sofyan Susanto.
Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap LW, diketahui masih ada beberapa unit kendaraan milik sejumlah orang yang juga ia gadaikan. Adapun uang yang didapatkan digunakan untuk menutup hutang-hutangnya.
“Jadi istilahnya untuk gali lubang tutup lubang gitu. Yang mobil Agya itu untuk menukar (ambil) mobil fortuner yang dia gadaikan di wilayah Potorono. Masih ada beberapa unit sepeda motor lain yang ia gadaikan. Ini masih pengembangan,” sambung dia.
“Untuk proses hukumnya tetap berlanjut,” pungkas dia.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
