Pemerintahan
Formasi CPNS Sudah Ditangan Bupati, Pemkab Tunggu Juknis dari Kementerian
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengajukan 345 formasi dalam rekrutmen CPNS 2019. Namun begitu, jumlahnya masih bisa berubah. Diharapkan dengan seleksi CPNS ini dapat mengisi kekosongan PNS di Gunungkidul.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkdiul, Sigit Purwanto mengatakan, setiap tahunnya Kabupaten Gunungkidul kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal tersebut dikarenakan ada sekitar 400 orang PNS memasuki masa pensiun. Sedangkan setiap formasi CPNS yang dibuka rata-rata diangka 300.
“Kami masih menunggu peraturan resmi dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen Pan RB) termasuk juga dengan jumlah formasi resmi karena ada perubahan jumlah yang kami ajukan sebanyak 345 sesuai dengan kemampuan daerah,” katanya, Kamis (23/10/2019).
Ia menjelaskan, perubahan yang dimaksud adalah pada rekrutmen pada tahun ini tidak ada rekrutmen untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetapi hanya untuk CPNS. Menurutnya, kekurangan PNS terbanyak ada di bidang pendidikan, seperti tenaga guru kelas tingkat SD dan bidang kesehatan.
“Kalau pada tahun ini kami mengajukan sebanyak 345 baik itu CPNS maupun P3K tetapi kan ada perubahan jadi kami masih menunggu apakah bisa dialihkan atau bagaimana, sedangkan untuk jumlah pensiun PNS di Gunungkidul rata-rata 400 orang,” katanya.
“Masih bisa berubah jumlahnya ditambah lagi Kemenpan RB memiliki menteri baru, petunjuk pelaksana masih menunggu baru akhir Oktober awal November bisa pengumuman,” sambung dia.
Sekarang ini, dokumen dari kementerian yang berkaitan dengan kuota pembukaan CPNS masih berada di Bupati Gunungkidul. Nantinya dari pimpinan dan OPD lainnya akan berkoordinasi ulang berkaitan dengan penentuan kuota dan langkah lanjutan mengenai CPNS tersebut.
Sementara itu, Anggota DPRD Gunungkidul Komisi A Anton Supriyadi mengatakan pihaknya baru akan melakukan rapat bersama BKPPD terkait dengan defisitnya jumlah PNS di Gunungkidul.
“Hari ini kami Komisi A baru akan rapat dengan BKPPD terkait dengan defisitnya PNS di Gunungkidul,” singkat dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
