Connect with us

Pariwisata

Liburan ke Pantai, Perhatikan Jalur Ini Agar Tidak Kena Macet!

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Arus lalu lintas di Bumi Handayani selama beberapa hari terakhir terus mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini lantaran kendaraan yang digunakan untuk mudik sudah mulai memasuki wilayah Gunungkidul. Selama beberapa hari kedepan tepatnya usai Sholat Idul Fitri dimungkinkan tak hanya ruas jalan umum yang diadati oleh kendaraan pribadi, namun jalur menuju obyek wisata pantai selatan juga diprediksi akan mengalami peningkatan volume.

Guna mengatasi antrian panjang di jalur menuju obyek wisata, pemerintah bersama anggota kepolisian pun berusaha mengoptimalkan jalur-jalur yang membentang di Gunungkidul. Salah satu jalur yang akan dioptimalkan menyambut membludaknya kendaraan menuju obyek wisata adalah diarahkannya pengguna jalan menggunakan jalan jalur lingkar selatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, Syarief Amunarto mengatakan, nantinya untuk menuju obyek wisata khususnya pantai pihaknya hanya akan memberlakukan jalur satu arah, dari arah Wonosari diminta untuk masuk ke TPR induk atau kawasan pantai Baron. Kemudian untuk keluarnya melalui kawasan Tepus, bagi para wisatawan atau pemudik yang dari arah barat bisa melewati JJLS.

Berita Lainnya  Menikmati Pesona Puncak Segoro, Pantai Baru Nan Unik dan Instagramable

“Sebaliknya kalau yang mau pulang ke wilayah DIY kami sarankan untuk lewat JJLS melalui Panggang-Purwosari-Imogiri atau Parangtritis,” terang Syarief, Senin (03/06/2019).

Lebih lanjut pengoptimalan jalan jalur lingkar selatan (JJLS) ini diharapkan mampu memecah kemacetan yang sering terjadi di titik-titik tertentu, selain itu juga meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas. Mengingat di jalur utama kondisi jalan menuju pantai masih sempit, kendaraan besar yang berpapasan harus lebih waspada.

JJLS yang dioptimalkan oleh dinas perhubungan tidak hanya di kawsan barat, melainkan di kawasan timur atau tepatnya yang melintas di Tepus dan Girisubo juga diarahkan untuk dilintasi. Bagi wisatawan yang dari arah timur sekitar Wonogiri bisa melewati JJLS yang di kawasan Baran, karena kondisi jalan yang sudah bagus dan mempercepat mobilitas.

Berita Lainnya  HeHa Ocean View Dibangun di Girikarto, Kalurahan Minta 90 Persen Pekerja Warga Lokal

“Yang mau ke arah Wonogiri atau Jawa Timur bisa lewat jalur Baran, pembangunan jalan kan sudah dilakukan kondisinya sudah baik,” imbuhnya.

Lanjut Syarief, pengoptimalan beberapa jalur alternatif pun juga dilakukan oleh pemerintah sebagai pengurai kemacetan, dengan dibangunnya jalan di kawasan utara yakni Gading-Ngalang tembus Jembatan Sembada Handayani menuju Sleman juga dibuka untuk umum.

Meski demikian hanya kendaraan sepeda motor dan mobil pribadi yang disarankan untuk melintas di jalur ini, untuk kendaraan besar dilarang melintas. Gunungkidul memiliki beberapa pintu gerbang yang nantinya dimungkinkan dilewati, maka dari itu pegawasan pun dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jalur yang sekiranya dilalui kita dirikan pos pantau, untuk titik-titik yang sekiranya berbahaya kita awasi ketat. Seperti misalnya di Bundelan Jurangjero, Ngawen itu kita dirikan pos, kendaraan besar dilarang lewat,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengatakan, guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengendara pihaknya menerjunkan ratusan personil di seluruh wilayah Gunungkidul. Adapun yang mrnjadi perhatian di jalur utama Jogja Wonosari dan jalur menuju obyek wisata. Untuk melakukan pemantauan kepadatan arus lalu lintas pihaknya menggunakan terobosan baru.

Berita Lainnya  Empat Obyek Wisata Ini Dipilih Jadi Titik Uji Coba Penerapan SOP Covid19

“Pantauan selain melalu pos-pos yang ada juga kita gunakan drone sehingga jarak pandang pantauan lebih luas, gambar yang diperoleh bisa digunakan sebagai acuan untuk penentuan rekayasa lalu lintas,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler