Kriminal
Subuh-subuh, Polisi Gerebek Rumah 3 Pemuda Pecandu Pil Koplo
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meski sudah kerap dilakukan penangkapan terhadap para pelakunya, penyalahgunaan pil psikotropika masih kerap ditemui di Gunungkidul. Baru-baru ini, tiga orang remaja tanggung terpaksa harus berurusan dengan jajaran Polres Gunungkidul lantaran melakukan penyalahgunaan obat terlarang tersebut. Bahkan ketiganya yang saat ini dijebloskan ke penjara tersebut, diduga kuat menjadi pengedar. Dua diantara para pelaku yang sempat digerebek oleh polisi tersebut saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kasat Resnarkoba Polres Gunungkidul, AKP Tri Wibowo mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula saat adanya kegiatan lidik yang dilakukan oleh pihaknya pada Kamis (20/06/2019) malam di wilayah Kecamatan Wonosari. Hal itu tentunya lantaran polisi mendapatkan informasi perihal adanya indikasi peredaran obat terlarang secara bebas di kalangan masyarakat umum.
“Giat kita laksanakan sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam lidik yang kita lakukan itu mulanya hanya menemukan beberapa kemasan bekas obat warna hijau bertuliskan Riklona Clonazepam habis pakai,” ujar Tri Wibowo, Sabtu (22/06/2019).
Atas temuan tersebut, pihaknya kemudian melakukan investigasi yang kemudian bukti-bukti maupun keterangan yang didapat mengarah kepada seorang pemuda berinisial O, warga Kecamatan Wonosari. Kemudian, petugas langsung mendatangi O dan melakukan interogasi kepada pemuda tersebut.
“Jadi bungkus bertuliskan Riklona Clonazepam warna hijau itu diakui oleh O bahwa sebelumnya berisi pil namun oleh O pil tersebut sudah habis ia konsumsi,” terang dia.

Tak sampai disitu saja, petugas kemudian melakukan pengembangan untuk mengetahui asal muasal pil yang telah di konsumsi O tersebut. Setelah beberapa saat diinterogasi, O mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang pemuda berinisial RH (23) yang merupakan warga Wonosari.
“Pada hari Jumat (21/06/2019) kemarin sekitar pukul 05.00 WIB, anggota Satresnarkoba berhasil mengamankan RH beserta barang bukti berupa uang senilai Rp. 550 ribu, 1 klip plastic berisi 8 kapsul warna merah hitam, 8 butir Riklona 2 Clonazepam, 2 butir Atarax 0,5 Alprazolam, 8 (delapan) butir Merlopam 2 Lorazepam, 1 klip plastic berisi 3 kapsul warna kuning orange,” papar Tri.
Pasca penangkapan itu, polisi menduga bahwa jaringan peredaran pil tidak hanya putus pada RH saja. Atas dugaan itu, pihaknya melakukan pengembangan dan berhasil kembali mengamankan satu orang pemuda berinisial ARB (22) warga Kecamatan Wonosari. Dari ARB petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan erat dengan peredaran pil di wilayah Gunungkidul.
“RH pada saat itu mengakui telah menjual Merlopam Lorazepam sebanyak 2 butir kepada ARB yang beralamat di Wonosari. Kita menyita 1 butir Merlopam, 2 Lorazepam, 1 bungkus kosong Merlopam dan 2 Lorazepam di rumahnya. Kita masih kembangkan kasus ini,” ujar dia.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
