Pemerintahan
Belasan Desa Ditetapkan Kawasan Rawan Tsunami, Pegunungan Diharapkan Jadi Benteng Alami
Purwosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dengan bentang pantai yang cukup panjang yaitu sepanjang 73 kilometer, Kabupaten Gunungkidul menjadi area dengan tingkat kerawanan tsunami yang paling rawan di DIY. Belasan desa di Gunungkidul masuk kawasan zona merah jika terjadi bencana tsunami tersebut. Meski termasuk kawasan paling rawan, namun jika nantinya terjadi bencana tsunami, jumlah korban dari Kabupaten Gunungkidul diperkirakan cukup minum. Hal ini dikarenakan kawasan pantai di Gunungkidul bukan merupakan kawasan pemukiman. Warga tinggal di pemukiman yang biasanya tertutup oleh pegunungan. Pegunungan inilah yang nantinya menjadi benteng alami warga dari terjangan gelombang laut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edi Basuki menuturkan, pihaknya telah menetapkan adanya 16 desa di Gunungkidul yang rawan terhadap bencana tsunami. Adapun keenam belas desa tersebut meliputi, Desa Giricahyo, Desa Girijati, Desa Giripurwo, Desa Girikarto, Desa Giriwungu, Kecamatan Panggang.
Kemudian dari Kecamatan Saptosari ada Desa Krambilsawit dan Desa Kanigoro. Sementara di Desa Kemadang, Desa Banjarejo, Desa Ngestirejo dari Kecamatan Tanjungsari. Dari Kecamatan Tepus ada Desa Sidoharjo, Desa Tepus, Desa Purwodadi. Kemudian dari Kecamatan Girisubo ada Desa Jepitu, Desa Pucung, dan Desa Songbanyu.
Diungkapkan Edi, di lokasi-lokasi zona merah tsunami tersebut, pihaknya telah melakukan upaya antisipasi termasuk diantaranya menggelar sejumlah simulasi bencana tsunami.
“Agar warga bisa terlatih saat menghadapi situasi bencana,” terang Edi, Senin (09/04/2018) siang.
Sekretaris Tim SAR Korwil II Pantai Baron, Surisdiyanto menambahkan, kawasan pesisir Gunungkidul bukan merupakan pemukiman. Warga hanya sekedar beraktifitas sebentar di kawasan pantai atau melaut dan kemudian pulang ke rumahnya yang berada cukup jauh dari kawasan pesisir.
“Meski demikian, segala kemungkinan harus diminimalisir. Sosialisasi mengenai kebencanaan disosialisasikan kepada masyarakat,” kata Surisdiyanto.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Giripurwo, Supriyadi yang desanya masuk dalam kawasan zona merah merasa tak khawatir. Sejak beberapa waktu lalu, ia telah menerima informasi perihal kerawanan wilayahnya terhadap bencana tsunami.
“Antisipasi tetap kita lakukan guna mencegah jatuhnya korban. Kemarin sempat kita adakan sosialisasi dan juga simulasi bencana tsunami untuk melatih kesiap siagaan warga,” urai Supriyadi.
Pihaknya memilih tidak khawatir secara berlebihan karena dari sisi geografis, Desa Giripurwo bukan merupakan daerah pesisir. Pemukiman penduduk dengan pantai dibatasi oleh pegunungan, sehingga pihaknya merasa ada tameng penghalang jika bencana yang tidak diharapkan itu datang.
“Warga desa kami juga sudah terlatih karena kami ditetapkan sebagai desa tanggap bencana. Tapi kalau boleh berharap ya jangan sampai ada bencana tsunami,” tutup dia.
-
Uncategorized3 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu5 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Ditarget Rampung Desember
-
Uncategorized3 minggu yang laluPelaku Pencurian Pompa Sibel dan Kabel Pengairan di Ngawis Berhasil Dibekuk Polisi
