Pariwisata
Gali Potensi Wisata, Kebun Insinyur Kembangkan Buah Unggulan
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Padukuhan Gunungkuni, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu berkerjasama dengan Lembaga Kebun Insinyur mengembangkan tanaman buah unggulan. Dimana beberapa jenis buah yang dikembangkan merupakan varietas unggulan yang memiliki nilai jual lebih. Diharapkan pengembangan kebun buah ini dapat mendukung pengembangan potensi wisata di Gunungkidul.
Koordinator Lembaga Kebun Insinyur, Iriawan mengatakan, kerjasama yang dijalin dengan masyarakat ini memiliki banyak manfaat. Selain berupaya memberdayakan masyarakat, juga sebagai upaya pengembangan potensi wisata di Gunungkidul.
“Pembuatan kebun buah dengan dua jenis tanaman, yakni durian dan kelengkeng. Kedua benih yang ditanam merupakan jenis super karena memiliki harga jual yang di atas rata-rata,” kata dia beberapa waktu lalu.
Iriawan menjelaskan, di lokasi tersebut terdapat beberapa varietas unggul buah-buahan. Untuk durian sendri menggunakan varietas musang king, durian hitam dan bawor. Durian jenis ini memiliki harga jual yang tinggi karena satu kilonya dipasarkan bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
“Untuk kelengkeng yang ditanam jenis new kristal super,” katanya.

Menurut dia, pengembangan kebun buah sendkri sudah dirintis sejak dua tahun lalu. Untuk saat sekarang, tanaman kelengkeng pengembangan berjalan baik karena mulai berbuah.
“Ya kita kembangkan bukan sembarang buah karena panen tanpa mengenal waktu karena bisa sepanjang musim. Ini sudah melalui proses inovasi teknologi sehingga pengembangan dikenal dengan kebun buah penghormonan,” ujar dia.
Sementara itu, salah seorang warga Gunungkunir, Supramono mengatakan, pengembangan kebun buah ini memberikan banyak manfaat karena bisa membantu dalam upaya peningkatan kesejahteraan.
“Tanaman buah bisa tumbuh subur dan sekarang untuk kelengkeng sudah mulai berbuah, mudah-mudahan berhasil,” ujarnya.
Pendiri Yayasan Mahisa Agni Yogyakarta, Wahyu Purwanto mengatakan, pemilihan kerjasama pengembangan kebun buah di Gunungkunir karena di wilayah ini masih banyak warga yang miskin. Diharapkan dengan pemberdayaan ini, kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.
“Salah satunya kan masalah panen, dengan teknologi penghormonan, durian atau kelengkeng yang ditanam bisa dipanen tanpa mengenal musim,” katanya.
Dia menjelaskan, tujuan lain pengembangan juga sebagai pendukung potensi wisata di Gunungkidul yang selama ini masih mengacu pada panorama keindahan alam. Dengan gagasannya, diharapkan akan menambah cirikhas wisata yang ditawarkan Kabupaten Gunungkidul.
“Setelah kebun buah jadi, nanti aka nada rest area sebagai tempat singgah bagi pengunjung yang menuju kawasan pantai,” pungkasnya.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
