Connect with us

Sosial

Uniknya Pernikahan Pasangan Ini, Mempelai Wanita Minta Mahar Burung Murai Batu

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pernikahan pasangan Islamiyati Ridha Amalia (23) dengan Riandi Budi Prabowo (23) warga Kecamatan Semanu pada Selasa (08/10/2019) kemarin terbilang unik. Pasalnya, untuk mahar pernikahan, kedua pasangan muda ini memilih seekor burung Murai Batu. Mahar burung Murai Batu ini sengaja diminta sang mempelai wanita sebagai syarat pernikahan. Sontak, mahar berupa burung peliharaan ini sempat menjadi perhatian sejumlah orang yang ikut dalam prosesi ijab qobul.

Islamiyati Ridha Amalia merupakan warga Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu sedangkan Riandi Budi Prabowo adalah warga Desa Semanu, Kecamatan Semanu. Keduanya telah menjalin hubungan selama sekitar 7 tahun lamanya sebelum akhirnya melangsungkan pernikahan. Di hari bahagianya itu, keduanya memilih konsep yang sederhana dan unik. Keduanya sepakat untuk mas kawinnya dalam pernikahannya adalah seekor burung Murai Batu bewarna hitam coklat dan perhiasan emas.

Berita Lainnya  Gelombang Kasus Terus Terjadi di Kecamatan Wonosari, 3 Orang Kembali Dinyatakan Positif Corona

“Sebenarnya ndak ada filosofi tersendiri sih kenapa memilih Murai Batu. Ya karena saya memang suka dengan suaranya, unik juga sih burung ini,” terang Amalia, Rabu (09/10/2019).

Perempuan 23 tahun ini menceritakan, ada ketertarikan tersendiri dengan Burung Murai Batu. Mulai dari suara, hingga beberapa hal lainnya. Sejak ia menjalin hubungan dengan suaminya tersebut, ia memang menginginkan mahar pernikahannya adalah burung murai batu.

“Sejak pacaran memang sudah ada gambaran kalau pas nikah mas kawinnya mau saya burung Murai Batu. Pengen punya burung Murai ini sejak lama tapi belum kesampaian,” tambah dia sembari tersenyum.

Pernikahan Ridha dengan Riandi ini memang cukup menyedot perhatian. Sebelum prosesi pernikahan di KUA Semanu, Riandi datang sendirian dengan menggunakan sepeda motor. Di belakangnya, Riandi yang berpakaian rapi menggendong sebuah sangkar burung.

Berita Lainnya  Enam Menu Buka Puasa yang Tidak Disarankan untuk Kesehatan

Pemandangan yang aneh ini kemudian beberapa orang pun melontarkan pertanyaan kepada keduanya. Bahkan petugas dari KUA pun juga sempat kaget dengan adanya seekor burung Murai Batu yang sengaja dibawa masuk ke dalam ruangan.

Sebelum proses ijab qobul sendiri, hewan ini terus berbunyi. Namun saat proses ijab qobul, ternyata burung ini bisa terdiam hingga pasangan ini dinyatakan sah oleh petugas. Beberapa orang yang hadir sebagai saksi pernikahan mereka pun terus mengabadikan moment di mana murai batu menjadi mahar pernikahan.

“Kalau perasaan ya pasti seneng namanya juga menjalin hubungan baru. Mudah-mudahan hubungannya lebih baik dan berkah,” imbuh dia.

“Dipilih tanggal 8 Oktober itu karena tanggal kita menjalin hubungan dulu. Doa terbaik lah pastinya yang kami inginkan,” tutupnya.

Berita Lainnya  Injak Usia 2 Dasawarsa, SMA N 1 Semanu Fokus Kembangkan Pendidikan Kepribadian Siswa

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata14 jam yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler