Info Ringan
Enam Menu Buka Puasa yang Tidak Disarankan untuk Kesehatan
Jogja,(pidjar.com)–Momen berbuka puasa sering kali dimanfaatkan untuk menyantap berbagai hidangan favorit. Namun, ahli gizi mengingatkan bahwa tidak semua makanan cocok dikonsumsi saat perut dalam kondisi kosong setelah berpuasa seharian. Pemilihan menu yang kurang tepat justru dapat memicu gangguan pencernaan hingga lonjakan gula darah. Berikut enam menu buka puasa yang tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan yang dirangkum oleh pidjar.com.
1. Gorengan Berlebihan
Gorengan seperti bakwan, risol, atau tahu isi memang menjadi primadona saat berbuka. Namun, kandungan minyak dan lemak jenuh yang tinggi dapat membuat lambung bekerja lebih keras. Konsumsi berlebihan berisiko menyebabkan perut kembung, mual, hingga gangguan asam lambung.
2. Makanan Terlalu Manis
Sirup, kolak dengan gula berlebih, atau minuman manis kemasan memang cepat mengembalikan energi. Akan tetapi, kadar gula tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. Efeknya, tubuh justru mudah lemas setelahnya.
3. Minuman Bersoda
Minuman bersoda dapat menimbulkan rasa begah dan tidak nyaman di perut. Kandungan gas dan gula yang tinggi juga kurang baik bagi kesehatan lambung, terutama saat dikonsumsi setelah berpuasa lebih dari 12 jam.
4. Makanan Pedas
Sambal dalam jumlah banyak atau makanan bercita rasa sangat pedas dapat memicu iritasi lambung. Bagi penderita maag, konsumsi makanan pedas saat berbuka bisa memperparah gejala nyeri dan perih.
5. Makanan Tinggi Lemak
Hidangan seperti fast food, ayam goreng tepung, atau makanan bersantan kental sebaiknya dibatasi. Lemak tinggi memperlambat proses pencernaan dan dapat membuat tubuh terasa berat serta mengantuk.
6. Minuman Berkafein
Kopi dan teh pekat memang menyegarkan, tetapi kandungan kafein bersifat diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Hal ini berisiko menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan, terutama jika tidak diimbangi konsumsi air putih yang cukup.
Ahli kesehatan menyarankan agar berbuka puasa dimulai dengan air putih dan kurma dalam jumlah wajar, kemudian dilanjutkan dengan makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta vitamin.
Dengan pemilihan menu yang tepat, ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman sekaligus menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
