Pariwisata
Penataan 3 Pantai Terus Dikebut Pemerintah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul terus berupaya mengembangkan kawasan pantai selatan untuk meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata. Saat ini yang menjadi fokus utama ialah penataan wajah pantai agar menimbulkan kesan lebih menarik bagi wisatawan. Sebanyak 3 pantai di pesisir selatan saat ini mendapatkan prioritas pengembangan dengan dilakukan penataan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan pengembangan pariwisata sendiri berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) no 3 tahun 2015 tentang Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan Daerah (riparda) Kabupaten Gunungkidul tahun 2014-2025. Dalam perda tersebut memuat tahapan identifikasi potensi yang saat ini tengah dilakukan oleh pihaknya.
“Untuk pengembangan potensi wilayah selatan seperti yang ada dalam Riparda dilakukan sesuai kondisi internal dan eksternal,” ujar Harry, Jumat (18/10/2019).
Perkembangan internal, lanjut Harry sendiri saat ini sudah semakin pesat dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan. Kemudian untuk eksternal sendiri seperti adanya pembangunan Bandara YIA serta jalur Trans Jawa dengan dinamikanya. Hal ini menurut Harry harus disikapi dengan baik.
“Pengembangan pariwisata saat ini sangat dinamis sehingga perlu pembahasan lebih mendalam, tidak hanya dari dinas saja namun banyak pihak harus duduk bersama untuk mengembangkan pariwisata Gunungkidul,” kata dia.
Ia mencontohkan, seperti pengembangan wisata pantai yang saat ini tengah serius digarap oleh pemerintah. Ada beberapa Pantai seperti, Drini, Baron dan Krakal yang terus dikembangkan terkait penataan wajah pantai.
“Untuk penataan Baron saat ini kita upayakan merampungkan DED. Karena Pantai Baron akan diubah wajahnya sehingga perlu persiapan lahan untuk itu. Untuk Pantai Drini saat ini dalam tahap awal penataan, Krakal terus kita lakukan pengembangan,” ucap dia.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan, Pemkab Gunungkidul terus berupaya menciptakan kenyamanan bagi para wisatawan. Hal itu dilakukan agar wisatwan yang datang lebih lama tinggal dan betah ketika berkunjung ke lokasi wisata di Gunungkidul.
“Selama ini wisatawan yang datang tujuannya kepantai, pemerintah berupaya memperbaiki fasilitas dan pelayanan agar mereka betah,” beber Harry.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
