Sosial
Jejak Pasien Positif Corona, Mudik Sejak Awal Maret Hingga Sempat Ikut Hajatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mengakui bahwa RSUD Wonosari belum begitu siap menghadapi adanya virus corona. Dinas menyebut adanya temuan satu pasien positif corona menjadi pelajaran penting ke depan dalam penanganan kasus tersebut.
“Persiapan RSUD belum begitu matang, semua tidak siap. Kita belajar,” kata Dewi, Kamis (26/03/2020).
Adanya temuan pasien positif tersebut merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pertama di Gunungkidul. Dan pada akhirnya, PDP tersebut dinyatakan positif.
Ia menjelaskan, pasien positif tersebut diketahui pada tanggal 3 Maret 2020 datang dari Jakarta. Semula tidak ada keluhan yang dirasakan. Bahkan ia sempat berinteraksi dengan banyak warga di wilayah Desa Bedoyo.
“Pada tanggal 13, 14 itu yang bersangkutan sempat rewang membantu tetangganya. Kemudian baru pada tanggal 16 ia merasakan keluhan dan sempat berobat ke salah satu RS swasta,” ucapnya.

Kemudian pada tanggal 18 Maret 2020, yang bersangkutan ia berobat ke RS swasta di Karangmojo. Namunvsaat itu, RS itu belum ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan. Sehingga akhirnya yang bersangkutan dirujuk ke RSUD Wonosari.
“Pada tanggal 21 Maret 2020, pasien membaik, tadinya sudah mau dirujuk ke RS Sardjito. Setelah konsultasi katanya di sana ruangan penuh dan kondisinya sudah membaik, maka diarahkan untuk isolasi diri di rumah,” beber dia.
Lebih lanjut dikatakan, PDP baru saja diketahui positif pada tanggal 25 Maret 2020. Kemudian hari ini dibawa ke RSUD Wonosari untuk diisolasi. Menurut Dewi, korban sebenarnya dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan. Namun ia masih berpotensi menularkan.
“Kondisi pasien baik, normal seperti orang sehat. Tetapi kita tidak yakin dia bisa mengisolasi diri, makanya kita bawa ke RSUD Wonosari untuk isolasi. Karena semuanya harus serba pribadi, tempat makan, ruangan, sabun harus dia sendiri,” terangnya.
Nantinya, pasien tersebut akan dilakukan swab tenggorokan sebanyak dua kali. Setelah dua kali tersebut dinyatakan negatif maka dia dapat dikatakan sembuh.
“Karena kita sudah punya SOP prosedur ketika kita menemukan seperti ini kita akan turun ke lapangan siapa-siapa yang berinteraksi. Mereka yang berkontak langsung dengan pasien positif, kita sebut ODP,” papar dia.
Dewi menegaskan bahwa kemungkinan besar pasien positif diperoleh dari Jakarta.
“Masanya kan 14 hari dan sampai tanggal 17 jika dia datang ke sini tanggal 3,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bedoyo, Suminto memaparkan, pada tanggal 14 dan 15 Maret 2020 silam, warganya ada yang menggelar pesta perkawinan. Pasien terkonfirmasi positif Covid19 tersebut terpantau sempat datang ke hajatan itu.
Pada tanggal 16 Maret, warganya itu telah dinyatakan PDP. Ia sempat dirawat, namun kemudian dipulangkan sambil menanti hasil tes laboratorium.
“Sejak dinyatakan PDP, warga saya itu sudah melakukan isolasi mandiri, baru kemarin sore diketahui positif,” beber Suminto.
Ia mengakui, warganya sempat khawatir. Hal ini karena sempat berinteraksi dengan pasien terkonfirmasi tersebut. Namun pihaknya pun berupaya meredam.kekhawatiran warga.
“Ya namanya orang di desa, maklum kalau ada kehawatiran. Tapi sudah diberi edukasi,” jelas Suminto.
Pihaknya pun juga melakukan penyemprotan disinfektan untuk memastikan wilayahnya steril. Hari ini, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi pun berkunjung ke Desa Bedoyo.
Menurutnya, keluarga dari pasien terkonfirmasi tersebut saat ini tengah menjalani isolasi mandiri. Keluarga juga menjalani skrining lantaran berinteraksi langsung.
“Kami belum ada data apakah warga kami ada yang ODP atau PDP,” tandas dia.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
