fbpx
Connect with us

Sosial

Jalur Tengkorak Renggut 7 Nyawa Dalam 4 Bulan dan Upaya Relawan Bersama Polsek

Diterbitkan

pada

Patuk,(pidjar.com)–Ruas Jalan Jogja-Wonosari di Kapanewon Patuk menjadi salah satu jalur tengkorak di Gunungkidul. Angka kecelakaan di ruas jalur ini cukup banyak dengan angka korban meninggal dunia yang cukup tinggi. Mengantisipasi kejadian kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di jalur ini, jajaran Polsek Patuk memasang kotak P3K ( Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan). Pemasangan tersebut bekerjasama dengan Relawan Kecelakaan Jalan Raya (RKJR).

Kapolsek Patuk, Kompol Sumadi mengungkapkan, program pemasangan kotak P3K tersebut sebenarnya sudah cukup lama direncanakan pihaknya. Kotak P3K ini menjadi penting agar para korban kecelakaan, khususnya dengan luka-luka ringan bisa dengan cepat mendapatkan penanganan. Ia mengakui bahwa di ruas jalur wilayah hukum yang dipimpinnya ini, memang sangat banyak terjadi insiden kecelakaan lalu lintas.

“Dalam 4 bulan terakhir ini saja sudah ada belasan kejadian. Jalur ini memang sangat sibuk lalu lalang kendaraan yang masuk dan meninggalkan Gunungkidul,” papar Sumadi, Senin (17/01/2022) siang.

Apresiasi diberikan Kapolsek kepada komunitas RKJR yang secara aktif menginisiasi program ini. Komunitas relawan inilah yang kerap turun langsung saat terjadi kecelakaan di Jalan Jogja-Wonosari khususnya di daerah Patuk.

Adapun pada tahap awal ini, terdapat 4 titik pemasangan kotak P3K. Menurut penuturan Kapolsek Patuk, pemasangan kotak-kotak P3K di sepanjang ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Gunungkidul. Adapun di dalam kotak ini, diisi dengan sarana penanganan pertama terhadap luka. Diharapkan nantinya jika ada insiden, relawan bisa dengan mudah dan cepat mendapatkan peralatan guna menolong para korban lalu lintas, khususnya yang mengalami luka ringan.

Berita Lainnya  Panen Ubi Kayu di Gunungkidul Melimpah Ruah, Pemerintah Waspadai Jatuhnya Harga

“Kami harap nantinya lebih banyak pemasangan kotak P3K ini, dan kerjasama antara kami pihak kepolisian dengan relawan RKJR akan terus berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RKJR, Ngadija menambahkan, inisiatif untuk memasang kotak-kotak P3K di sepanjang Jalan Jogja-Wonosari tersebut muncul dikarenakan jalur tersebut tergolong jalur rawan kecelakaan. Selama ini pihaknya mengamati ada cukup banyak kejadian kecelakaan dengan berbagai macam penyebab. Baik dari kecelakaan ringan, hingga kecelakaan lalu lintas yang tergolong berat. Terutama yang menjadi perhatian bagi komunitasnya adalah di kawasan Penggal Patuk hingga Kali Pentung.

“Penggal Patuk hingga Kali Pentung memang sangat rawan, ada banyak kecelakaan lalu lintas. Itu yang kecil-kecil juga banyak, dan tidak sampai terdata. Jalur ini sibuk hampir 24 jam,” beber Ngadija.

Oleh karena itu, Komunitas RKJR dibentuk agar penanganan kejadian Laka lantas menjadi lebih efisien. Adapun anggotanya akan membantu proses evakuasi bersama pihak kepolisian termasuk menghubungi keluarga korban.

Berita Lainnya  Demam Berdarah Mulai Mewabah di Awal Tahun, 7 Orang Warga Dari Wilayah Endemis Jadi Korban

“Kami juga berharap adanya dukungan dari masyarakat dalam bentuk apapun, sekaligus dukungan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ucap dia.

Kanit lantas Polsek Patuk, AKP Kusnan Priyono menyebutkan, angka kejadian Laka di Jalan Jogja-Wonosari terutama di wilayah Patuk terbilang tinggi. Pada periode September hingga Desember tahun 2021 lalu, berdasarkan laporan yang masuk ke Polsek Patuk, telah tercatat 15 kejadian kecelakaan lalu lintas.

Adapun dari belasan kejadian tersebut, ada 7 korban meninggal dunia akibat laka tersebut. Di mana 3 diantaranya dalam kurun waktu yang berdekatan. Ia pun berharap dukungan dari relawan terus diberikan untuk penanganan kejadian Laka lantas.

“Kami pun berharap masyarakat juga dapat meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat berkendara di jalur ini untuk menekan kejadian kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Kusnan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler