Pemerintahan
Dinas Datangkan APD Untuk Tenaga Medis Senilai 1,5 Miliar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kabar baik untuk para tenaga medis yang mengeluhkan tentang kurangnya alat pelindung diri (APD). Usaha Pemerintah mencari APD dan beberapa kebutuhan medis dalam penanggulangan pandemi Corona di Gunungkidul akhirnya membuahkan hasil. Dengan adanya pengadaan ini, pemerintah menjamin ketersediaan APD akan cukup hingga 3 bulan ke depan. Namun begitu, barang-barang yang dipesan akan datang secara bertahap lantaran jumlah pembelian yang dibatasi oleh penyedia barang.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menjelaskan, pihaknya telah mencairkan anggaran sebesar 4 miliar rupiah untuk penanganan pandemi corona. Dua hari yang lalu, Dinas telah memproses dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk mendatangkan sejumlah barang APD.
“Sudah lumayan yang dikirim antara lain termogun, APD (coverall, masker, sarung tangan dan lainnya), spray can atau penyemprot, ada juga multivitamin dan lainnya,” ucap Dewi, Jumat (03/04/2020).
Ia menambahkan, barang yang dipesan tersebut tidak langsung semua dikirim kepada pihaknya. Sebab dari penyedia barang memang membatasinya lantaran permintaan yang sangat tinggi.
“Sementara kita siapkan untuk 3 bulan ke depan. Bisa berubah sesuai perkembangan situasi. Untuk saat ini insyaallah aman,” terang dia.
APD tersebut nantinya akan didistribusikan kepada Puskesmas serta rumah sakit swasta. Sebab untuk RSUD sendiri telah melakukan pengadaan barang secara mandiri.
“RSUD Wonosari ada anggaran sendiri. Dinkes menyuplay puskesmas dan rs swasta,” kata Dewi.
Kemudian dirinya berharap adanya bantuan dari pihak luar untuk memenuhi kebutuhan APD bagi relawan desa. Dirinya juga menjelaskan bahwa APD yang ada saat ini difokuskan kepada tenaga medis.
“Harapannya ada bantuan dari pihak luar atau donatur akan sangat baik. Kalau betul jaga jarak, di rumah gak usah pake masker. Kalau bepergian disilahkan. Kalau gak ada masker bisa pake sapu tangan atau kain penutup hidung juga sudah baik. Masker bedah untuk medis aja,” beber dia.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho memaparkan, pihaknya akan terus mendorong pemerintah dalam pengadaan APD dan keperluan lainnya yang berkaitan dengan penanganan corona di Gunungkidul. Ia sepakat, APD yanga ada saat ini agar digunakan oleh tenaga medis saja.
“Usulan sementara baru tenaga medis karena yang langsung ketemu pasien. Rencananya APD ini kepada yang berkontak langsung dengan masyarakat. Misal dari kepolisian, Dishub , PMI atau mungkin relawan desa. Masalahnya barang APD ini kesulitan pengadaan. Bertahap kita pasti dorong sampai kepada mereka yang wajib menggunakan APD,” beber Heri.
Lebih lanjut dikatakan, pihaknya akan terus konsentrasi mendorong penyediaan APD ini. Menurutnya, meskipun harga mahal, harus tetap dibeli.
“Sejak awal saya sudah sampaikan untuk lebih cepat lebih baik APD, masker, sanitizer harus cepat pengadaan dan dibagikan, duit ada, butuh berapa kita siap untuk itu. Piye carane golek secepatnya. Permenkes sudah melindungi bahwa harga barang tidak harus sesuai SHBJ tapi harga di pasaran saat ini, jadi harga gak masalah,” pungkas dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
