Pemerintahan
Embung Ratusan Juta Dibangun, Belasan Hektar Lahan Pertanian di Bakal Terairi
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Para petani di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari mendapatkan angin segar. Pasalnya, mereka mendapat bantuan pembangunan embung dari pemerintah. Adanya embung ini diperkirakan akan berdampak bagi pengairan pertanian ke depan. Tak hanya itu, para warga maupun petani juga bisa terlibat dalam proses pembangunan dan mendapatkan upah lantaran proyek tersebut dikerjakan secara swakelola.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono menuturkan, pembangunan embung merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian dengan anggaran sebesar Rp 120 juta. Secara pengerjaanya, pembangunan embung ini dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Tani (poktan) Ngudi Makmur.
“Biaya total Rp 120 juta, untuk HOK maksimal 30 persen artinya 36 juta, sisanya untuk material,” kata Raharjo, Sabtu (02/05/2020).
Ia mengatakan, pembangunan embung sendiri akan dilakukan di aliran sungai curug Tegalrejo. Dengan adanya embung ini, ketersediaan air bagi para petani akan lebih menjanjikan.
“Kita harapkan nanti dapat mengairi lahan 15 hektar pertanaman padi pada musim pertama dan musim kedua. Karena biasanya pada musim kedua hanya 5 hektar yang bisa ditanami padi, sisanya 10 Ha untuk tanaman palawija dan tembakau,” terang Raharjo.
Sementara itu, Ketua Poktan Ngudi Makmur Sariman melaporkan bahwasanya embung yang akan dibangun di aliran curug Tegalrejo diharapkan dapat mengairi lahan belasan hektar lahan pertanaman padi pada musim pertama dan musim kedua. Dengan dibangunnya embung maka luasan padi pada musim tanam kedua akan bertambah selain itu tanaman tembakau juga akan terjaga pengairannnya.
“Kita sangat berterimakasih karena luas tanam padi akan bertambah. Hasilmya juga semoga bertambah. Apalagi ini yang mengerjakan kami sendiri,” ungkap dia.
Ia menambahkan, untuk penanaman tembakau sendiri bisa ditanam pada bulan Mei hingga September. Kemudian pada tahun ini pihaknya juga akan mengembangkan tanaman lada dengan sumber pengairan dari embung tersebut.
“Nanti dari embung itu akan dialirkan ke lahan lahan warga. Pengembangan lada merupakan kerjasama poktan Ngudi Makmur dengan BPTP DIY,” beber dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
