Connect with us

Pemerintahan

Ironi Minimnya Anggaran di Tengah Kondisi Rusaknya Separuh Jalanan di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jalan merupakan infrastuktur yang sangat krusial. Selain mempermudah transportasi warga masyarakat, jalan juga menjadi pemicu kegiatan perekonomian. Dengan adanya akses jalan, maka akan berdampak sangat luas. Dengan lancarnya distribusi barang, maka harga barang juga akan lebih terkendali. Di samping itu, adanya akses jalan membuat harga tanah di sekitarnya menjadi ikut terangkat.

Namun di tengah pentingnya sarana penunjang tersebut, terdapat sebuah ironi yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Hampir separuh dari total panjang jalan di Gunungkidul mengalami kerusakan dari kategori ringan sampai dengan kerusakan berat. Minimnya anggaran membuat perbaikan jalan menjadi seakan tak berarti. Terkadang, saat satu ruas jalan dilakukan perbaikan, di ruas jalan lainnya terjadi kerusakan. Perbaikan juga tidak bisa dilakukan secara menyeluruh mengingat keterbatasan anggaran tersebut. Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan anggaran Rp 77 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang puluhan kilometer di sejumlah titik.

Berita Lainnya  Kontak Langsung Dengan Pasien Corona Wonosari, Hasil Rapid Test 5 Orang Tunjukkan Hasil Positif

Kasi Pemeliharaan DPUPR Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, secara umum, total panjang jalan kabupaten di Gunungkidul adalah 1136,66 kilo meter. Dari jumlah ini, jalan yang dinyatakan dalam kondisi baik hanya sebesar 52,5 persen. Sementara sisanya mengalami kerusakan yang terbagi dalam kondisi kerusakan sedang sebesar 11,39 persen, ringan 12,14 persen; dan kondisi rusak berat 23,97 persen.

“Tahun ini kita melakukan perbaikan jalan sepanjang 71,2 kilometer. Lokasi perbaikan jalan menyebar di hampir seluruh kecamatan di Gunungkidul,” kata Wadiyana melalui sambungan telepon, Rabu (12/09/2018).

Ruas Jalan Grogol-Purwo di Pampang, Kecamatan Paliyan yang sudah selesai diperbaiki

Ia menambahkan bahwa jalan yang ditangani pihaknya adalah khusus jalan yang berstatus Jalan Kabupaten. Adapun saat ini, proses perbaikan jalan kabupaten masih terus berlangsung. Namun, di sejumlah titik sudah sampai pada tahap finising yang berarti sudah hampir rampung.

“Di jalan Grogol-Purwo, Pampang, Paliyan, sudah hampir selesai menggunakan aspal hotmix. Lalu perbaikan jalan wilayah Kecamatan Karangmojo, Desa Jatiayu arah Ngawen juga dalam pengerjaan,” ujar dia.

Ia menambahkan,anggaran yang digunakan untuk perbaikan jalan menggunakan dana APBD kabupaten dan sharing anggaran baik provinsi maupun pusat. Tak hanya itu, Pemkab juga menyediakan anggaran pembebasan lahan jalur alternatif Ngalang-Gading yang dibebaskan sekitar 6 kilo meter.

Berita Lainnya  Momen Bupati Basah-basahan Pantau Kawasan Banjir

“Pengerjaan jalur alternatif akan dibangun sepanjang 3,5 kilometer dari perempatan Gading hingga Jembatan Nguwok, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari. Sementara sisanya masuk wilayah Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Yana berharap agar pengerjaan jalan di wilayahnya tersebut segera dirampungkan. Pasalnya, untuk jalan Paliyan-Wonosari tepatnya di wilayah Desa Sodo sampai dengan Desa Wareng selama ini memang sangat membahayakan.

Kondisi jalan dengan butiran batu pasir terkadang menganggu laju kendaraan bahkan dapat membahayakan pengendara. Selain itu rambu-rambu juga sangat dibutuhkan agar pengguna jalan bisa lebih waspada.

“Semoga dapat selesai, selain itu saya berharap ada rambu-rambu, banyak aspal yang dipotong dan menyebabkan permukaan tidak rata,” tuturnya.

Berita Lainnya  Satu Tewas Satu Kritis Dalam Kecelakaan Maut di Semin, Motor Sempat Terseret Puluhan Meter

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata11 jam yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler