Pemerintahan
Lindungi Petani Cabai dari Permainan Harga, Pemerintah Bangun Pasar Lelang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sering terjadinya permainan harga cabai saat sebelum dan setelah panen menjadi sebuah keprihatinan tersendiri. Hal itu pun kerap membuat para petani sering kali merugi. Menyikapi hal ini pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama dengan pemerintah pusat membangun sebuah bangunan pasar lelang untuk memudahkan para petani.
Petugas Bidang Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Restu mengatakan bangsal pasar lelang ini dibangun menggunakan dana ABPN. Diharapkan dengan adanya bangsal pasar lelang ini mampu meningkatkan keuntungan petani maupun kelompok tani cabai di Kabupaten Gunungkidul.
“Bangunan yang sekarang sudah jadi ini nantinya akan dioperasikan oleh para petani dan pemerintah agar menjadi sebuah bangsal pasar lelang. Gunungkidul selama ini produksi cabainya lumayan banyak,” kata Restu.
Adapun bangsal pasar lelang ini berdiri di Padukuhan Karanggumuk, Kalurahan Karangrejek Kapanewon Wonosari. Dibangun di pusat kota karena letaknya yang cukup strategis, kemudian selama ini Kapanewon Wonosari, Playen, Semanu, dan Karangmojo menjadi sentra cabai di Kabupaten Gunungkidul.
“Nanti pengoperasiannya ada kesepakatan harga antara pembeli dengan petani. Ini untuk menekan permainan harga yang dilakukan oleh tengkulak,” imbuhnya.

Selama ini harga cabai rendah dari petani. Sedangkan saat sampai ditengkulak justru harganya mrlambung tinggi. Dengan begitu petani hanya mendapatkan untung sedikit bahkan merugi.
“Selisih harganya tentu tinggi. Ada sortir kualitas jadi tidak semua dipukul rata. Pada intinya kita harapkan bisa menolong petani cabai di Gunungkidul, harganya sesuai lah. Selama ini kan gila-gilaan terus kemudian pas panen anjlok,” ucapnya.
Selain lelang cabai, seiring perkembangannya nanti juga bisa digunakan untuk lelang produk perkebunan dan hortikultura di Kabupaten Gunungkidul. Beberapa waktu terakhir sayur dan jenis hortikultura lainnya sedang dijajal oleh para petani.
“Mudah-mudahan tahun ini sudah mulai beroperasi. Harapan kami nanti bisa berkembang dan jalan seperti di Merapi itu,” imbuh Restu.
Sebelum dan diawal puasa kemarin, harga cabai bahkan mencapai 120 ribu per kilogramnya belum jenis cabai lain yang juga tinggi. Kemudian saat ini petani panen harganya justru menurun drastis, perkilo hanya dihargai sangat murah.
Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengungkapkan, pihaknya bersama dengan DPP akan menjalin sinergitas berkaitan dengan penjualan hasil panen khususnya sektor hortikultura agar lebih baik.
“Kita ini sedang bicarakan bagaimana pemasaran dan skema yang tepat agar kebutuhan terbenuhi, harganya tidak terlalu tinggi. Ya kasihan petani dan pembeli,” ucapnya.
-
Uncategorized4 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
