Pemerintahan
Nyamar Jadi Wisatawan, Bupati Gunungkidul Cek Pelayanan Pos Retribusi
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bupati Gunungkidul, Sunaryanta semenjak dilantik memang kerap melakukan tindakan spontanitas ketika turun di lapangan. Seperti yang dilakukan pada Minggu (16/05/2021) pagi tadi. Di dalam agenda pantauan langsung obyek wisata, Sunaryanta menyamar menjadi wisatawan untuk mengecek pelayanan di Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR).
Pantauan pidjar-com-525357.hostingersite.com, Sunaryanta memang menyempatkan diri menengok sejumlah destinasi wisata mulai dari ujung timur Gunungkidul. Sekitar pukul 07.15 WIB, ia bersama ajudan dan beberapa pegawai Dinas Kominfo Gunungkidul, tiba di kawasan dermaga Pantai Sadeng.
Ide menyamar menjadi wisatawan muncul kala perjalanan menuju obyek wisata Pantai Wedi Ombo. Penyamaran pun nampaknya terlihat sempurna. Bagaimana tidak bupati duduk di kursi belakang mobil berplat AB warna hitam. Ia juga mengenakan topi serta masker, hal itu memperkuat penyamaran yang dilakukan.
Petugas TPR kemudian menghadang dan memberhentikan mobil yang berisi bupati dan beberapa orang lainnya. Petugas langsung menanya nama serta asal wisatawan di dalam mobil itu.
“Membayar tiket masuk retribusi di TPR Jepitu, empat orang 20 ribu rupiah. Petugasnya cukup ramah, prokes disana juga dijalankan,” terang Sunaryanta.
Tak sampai disitu saja, ia kemudian menuju obyek wisata Pantai Pok Tunggal. Ia melakukan hal yang sama, namun perlakuan yang diberikan pun juga sama, para petugas juga sama sekali tidak mengenali Sunaryanta.
“Ada beberapa petugas yang terlihat kelelahan. Tapi semua saya kira lancar tidak ada temuan janggal sementara ini,” terang dia.
Hal ini ia lakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi pelayanan di TPR. Ia ingin memastikan seluruh wisatawan mendapat pelayanan maksimal.
“Antisipasi kebocoran retribusi juga, kedepan akan terus saya lakukan kegiatan semacam ini,” ucap dia.
Selain melakukan monitoring TPR, Sunaryata juga menyempatkan melihat kondisi di kawasan pantai. Sampai dengan Minggu siang tadi tidak begitu banyak terjadi penumpukan wisatawan.
“Pantai dari timur sampai Baron saya kunjungi tadi, tidak ada yang tahu kalau saya bupati. saya ingin mengecek prokes di kawasan wisata,” tandasnya.
-
Uncategorized3 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 minggu yang laluPelaku Pencurian Pompa Sibel dan Kabel Pengairan di Ngawis Berhasil Dibekuk Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu5 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Ditarget Rampung Desember
