Sosial
Ditembak Pemburu Tak Bertanggung Jawab, Sejumlah Elang Ditemukan Mati dan Cacat
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gunungkidul tak hanya kaya akan potensi keindahan panorama alamnya yang menakjubkan, namun juga keanekaragaman faunanya. Sebuah hal yangn sepatutnya dijaga keberadaannya agar generasi berikutnya dapat menikmatinya. Sayangnya pengetahuan tentang pentingnya menjaga satwa di Gunungkidul saat ini disinyalir masih rendah. Hal ini karena masih adanya beberapa pemburu satwa yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan perburuan secara sembarangan.
Misalnya saja, saat ini cukup banyak perburuan dan penembakan burung elang di wilayah Gunungkidul. Padahal peran elang bagi rantai makanan ekosistem sangatlah penting. Jika perburuan terhadap elang di Gunungkidul terus dilakukan, tak menutup kemungkinan ekosistem akan terganggu di kemudian waktu.
Dalam sebulan terakhir, ditemui tiga burung elang yang menjadi korban dari penembakan dari pemburu tak bertanggung jawab. Sedangkan sepanjang 2021 hingga Agustus ini, tercatat enam kasus serupa.
Kader Konservasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY, Kurniawan, mengungkapkan, beberapa waktu lalu di Kapanewon Nglipar sempat ditemukan burung elang alat jambul yang terdapat luka tembak di sayap kirinya. Burung itu kini tengah dilakukan perawatan dengan harapannya segera bisa kembali ke alam bebas.
Beberapa hari sebelumnya, seekor burung elang ular bido dewasa juga ditemukan mati akibat adanya luka tembak di bagian kepala di Kapanewon Karangmojo. Sedangkan sebulan sebelumnya, seekor burung elang ular bido juga ditemukan dengan bekas tembakan di pangkal sayap kirinya dan telah dinyatakan cacat sehingga tidak bisa terbang lagi.

“Sekitar sebulan lalu atau masa PPKM, perburuan memang meraja lela,” ungkap Kurniawan, Senin (23/08/2021).
Burung-burung tersebut diketahui merupakan satwa yang dilindungi habitatnya dan kini populasinya terancam akibat seringnya perburuan orang yang tak bertanggung jawab. Sebagian besar burung korban perburuan ditemukan dalam kondisi mati ataupun cacat sehingga tidak mungkin untuk dilepaskan ke alam liar kembali.
Menurut Kurniawan, terjadinya penembakan terhadap burung elang di Gunungkidul bukanlah pertama kalinya terjadi. Sebelumnya burung yang telah menjalani masa perawatan yang dilepasliarkan ditemukan mati akibat tertembak oleh pemburu yang tidak bertanggung jawab.
“Motif perburuannya belum jelas ya, kemungkinan tertembak di mana dan jatuhnya di beda tempat,” sambungnya.
Dalam ekosistem rantai makanan, burung elang mempunyai peranan yang sangat penting sebagai pemangsa hewan-hewan yang kerap dianggap hama oleh petani. Misalnya saja tikus ataupun ular. Bahkan, burung elang ular bido juga dapat memangsa kera ekor panjang yang masih bayi ataupun sudah remaja. Mengingat perannya dalam mengontrol rantai makanan sangatlah penting, jika populasi burung elang terus berkurang bisa saja suatu saat nanti terjadi ledakan populasi hewan pengganggu manusia.
“Kalau semuanya (burung elang) diburu, bisa makin meledak populasi kera ekor panjang, tikus, maupun ular. Kalau sudah kayak gitu nyalahin alam lagi, padahal manusia sendiri penyebabnya,” keluh dia.
Kurniawan berpesan agar manusia tetap menjaga keharmonisan hidup berdampingan dengan makhluk lain, demi terjaganya ekosistem untuk keberlangsungan hidup bersama. Selain itu, para pemburu satwa liar agar lebih bijak dalam melakukan kegiatannya.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
