Sosial
Perayaan Natal 2021, Gereja Ajak Umat Jalin Persaudaraan Sejati Dengan Seluruh Ciptaan di Bumi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ribuan masyarakat Gunungkidul penganut Kristiani merayakan hari raya Natal di sejumlah Gereja. Lantaran masih dalam masa pandemi, tak semua umat bisa mengikuti peribadatan secara langsung. Hal ini lantaran adanya pembatasan kapasitas Gereja yang menggelar peribadatan Natal. Prosesi peribadatan sendiri digelar sejak Jumat (24/12/2021) hingga Sabtu [25/12/2021] ini. Misa Natal pada tahun 2021 ini memang berlangsung dengan sistem sesi untuk membatasi jumlah umat katolik yang mengikuti ibadah.
Di Gereja St Petrus Kanisius Wonosari, yang merupakan salah satu Gereja terbesar di Gunungkidul, jumlah jemaat yang datang ke Misa Natal mencapai lebih dari 600 umat. Misa dipimpin Pastor Sukarno Siwi Pr.
Perayaan Natal tahun ini sendiri mengambil tema “Cinta Kasih Kristus Yang Menggerakkan Persaudaraan.” Melalui tema ini, Gereja mengajak seluruh umat Katholik untuk membangun persaudaraan sejati dengan seluruh ciptaan di bumi.
Rm Nicholas SY dalam kotbah Natal di Gereja St Yusup Bogor mengajak meneladani kesederhanaan sebagai makna natal tahun ini. Kristus lahir di kandang yang inklusif (terbuka) bagi siapa saja yang hendak datang. Mulai dari raja, sampai orang biasa.
“Kesederhanaan harus tercermin dalam tindakan, sebagai umat Yesus kita juga harus menghindari rasa kebencian juga menghakimi orang,” ucapnya.
Hal yang sama juga dikatakan Romo Sukarno Diwi Pr, kesederhanaan para gembala sungguh menjadi teladan sebagai orang pertama yang mantap dan terbuka menerima kelahiran Yesus. Kesetiaan itu ditunjukkan pada kesigapan menjaga Yusuf, Maria dan Yesus.
Prosesi peribadatan Natal di Gunungkidul sendiri mendapatkan perhatian penuh dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gunungkidul yang melakukan monitoring ke sejumlah gereja pada misa Natal. Rombongan Bupati H Sunaryanta, Wakil Bupati Hery Susanto, hingga Kapolres AKB Adhitya Galayuda sejak sore hari berkeliling memantau jalannya peribadahan umat. Adapun Gereja-gereja yang dikunjungi diantaranya adalah Gereja Kristen Jawa Wiladeg, Gereja Katholik St Petrus dan Paulus, Kelor, Kapanewon Karangmojo; Gereja St Petrus Kanisius, Wonosari; Gereja St Yusup Bogor; Gereja Katolik Pulutan dan Gereja Kristen Jawa Kapanewon Wonosari.
Dalam kunjungannya, pengecekkan difokuskan pada kedisiplinan jemaat terhadap protokol kesehatan pada pelaksanaan misa.
“Prosesi dan pelaksanaan misa berlangsung lancar,” kata Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
