Sosial
Wanadesa Bukit Kwasen, Wisata Alam Berbasis Kebudayaan yang Mulai “Digas” Kedungpoh
Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pepohonan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia dan keseimbangan alam, perlu adanya gerakan konservasi pohon yang memiliki peran melindungi sumber mata air menjadi kebutuhan saat ini. Menjawab persoalan tersebut, Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar bersama komunitas yang fokus pada gerakan konservasi sumber mata air menginisiasi adanya Wanadesa dengan penanaman pohon-pohon konservasi di bukit Kwasen, Padukuhan Kedungpoh Kulon.
Lurah Kalurahan Kedungpoh, Dwiyono mengungkapkan jika program tersebut muncul atas dasar keprihatinan bersama karena sumber-sumber air di wilayahnya mengalami penurunan debit air yang sangat drastis ketika musim kemarau. Ia berharap, melalui program Wanadesa akan timbul kesadaran untuk menjaga lingkungan di masyarakat, sehingga ke depan masalah air di wilayahnya akan bisa teratasi.
“Kami punya angan angan, bukit Kwasen ini bisa menjadi tempat wisata berbasis alam dan adat istiadat lokal masyarakat. Dengan program ini kami tentu sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak,” ungkapnya, Selasa (28/12/2021).
KPH Yudanegara yang juga turut datang ke lokasi Wanadesa, menyampaikan setiap kalurahan nantinya dapat mengakses Dana Keistimewaan yang bisa digunakan untuk memajukan budaya setempat. Menurutnya, program Wanadesa yang diinisiasi oleh Pemerintah Kalurahan Kedungpoh ini sangat tepat jika dikaitkan dengan pembangunan berbasis kebudayaan. Ia berharap dengan adanya Wanadesa seluas 1,5 hektare di tanah Sultan Ground tersebut dapat memiliki banyak fungsi untuk mengatasi permasalahan air di masyarakat.
“Kawasan ini jika dibangun dengan konsep alami selain akan mempunyai fungsi konservasi bisa untuk wahana edukasi dan juga bisa menjadi daya tarik wisata minat khusus,” ucapnya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto mengatakan dukungannya terhadap konsep pembangunan yang berbasis kelestarian alam. Menurutnya, wilayah Gunungkidul yang terkenal kering dan kekurangan air akan dapat berubah dengan kepedulian masyarakat untuk menjaga alam.
“Kita semua hidup dari alam, dan tentu tugas kita tidak hanya mengambil apapun darinya, tapi juga menjaga dan melestarikannya,” terang Heri.
Lebih lanjut, Heri juga menyampaikan apresiasi yang sebesar besarnya terhadap Pemerintah Kalurahan Kedungpoh, Komunitas Resan Gunungkidul, dan komunitas komunitas relawan lain yang telah menginisiasi program dan terus berkomitmen untuk pelestarian alam.
“Saya secara pribadi dan pemerintahan selalu mendukung gerakan gerakan seperti ini, inovasi masyarakat menjadi sangat penting, tentu dengan landasan kearifan lokal masing masing,” imbuhnya.
Selain itu, Program Wanadesa dan penanaman pohon konservasi ini menurut Heri, nantinya juga bisa berfungsi untuk mitigasi bencana. Banjir, longsor dan kekeringan yang sering terjadi wilayah zona utara Gunungkidul akan bisa diminimalisir dengan penanaman pohon.
“Penataan kawasan menjadi sangat penting, dimana nanti akan bisa dipetakan, mana kawasan konservasi dan mana kawasan ekonomi, jadi semua bisa berjalan beriringan,” tandasnya.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
