Connect with us

Sosial

Pemerintah Gratiskan Isbat Nikah Untuk Pasangan Lansia Yang Belum Catatkan Dokumen Pernikahan

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Saat ini pemerintah melalui Kementrian Agama sedang menggalakkan tertib administrasi bagi pasangan lansia yang pernikahannya belum tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Para pasangan lansia ini nantinya akan mendapatkan surat nikah dan dinyatakan sah secara negara. Pemerintah sendiri menyediakan 400 akta kelahiran dan 100 akta pernikahan untuk warga Gunungkidul yang belum memilikinya.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat, Kantor Kemenag Kabupaten Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, ada dua kecamatan yang paling tinggi dalam pengajuan isbat nikah di Kabupaten Gunungkidul. Keduanya ialah Kecamatan Saptosari dan Kecamatan Paliyan. Tercatat hingga pertengahan tahun ini, ada 30 pasangan dari kedua kecamatan tersebut mengajukan isbat nikah dan sudah dinyatakan sah oleh negara dan agama.

Berita Lainnya  Empat Obyek Wisata Anyar Ini Diperkirakan Banjir Wisatawan Saat Momen Libur Lebaran

“Belum lama ini dari Biro Tata Pemerintahan Setda menggelar sidang isbat nikah di Balai Desa Sodo, ada 30 pasangan yang rata rata berusia lanjut dinyatakan sah oleh KUA Kecamatan Paliyan,” kata dia, Rabu (10/07/2019).

Setelah sidang isbat nikah ditetapkan Pengadilan Agama Wonosari para pasangan lansia nantinya akan mendapatkan akta pernikahannya. Selain itu anak hasil pernikahannya pun berhak mendapatkan akta kelahiran secara gratis oleh Disdukcapil.

Kepala KUA Kecamatan Saptosari, Isnanto mengatakan, biaya pelaksanaan isbat nikah ditanggung oleh Biro Tata Pemerintahan Setda DIY dan Pemkab Gunungkidul. Sementara pemerintah desa memiliki kewajiban untuk mendata masyarakat lansia yang belum memiliki akta nikah.

“Biasanya dilakukan secara kolektif, misalnya pemerintah desa mendata pasangan lansia yang belum mendapat akta nikah, nanti diajukan ke Pemkab dan Pemkab mengajukan kepada Biro Tapem dan terbitlah surat untuk isbat nikah,” jelas Isnanto.

Terpisah, Kasi Humas Pengadilan Agama Wonosari, Barwanto mengatakan, setelah terbit surat untuk isbat nikah, Pengadilan Agama melakukan sidang cepat di suatu lokasi secara bersama-sama secara maraton dan di hari itu juga para pasangan lansia mendapat akta nikah. Rencananya sidang isbat nikah di Kabupaten Gunungkidul akan digelar tiga hingga empat kali.

Berita Lainnya  Singkirkan Ketergantungan Pupuk Kimia, Petani Siraman Ubah Urine Kambing Jadi Pupuk Tanaman

“Mengingat di Gunungkidul khususnya daerah selatan masih banyak yang belum memiliki akta nikah padahal usianya sudah lanjut,” ujar Barwanto.

Untuk melaksanakan sidang isbat ini, Barwanto menyebut persyaratan yang harus dibawa adalah KTP kedua pasangan, Kartu Keluarga, surat keterangan dari KUA dan saksi yang mengetahui bahwa pasangan tersebut sudah pernah menikah secara agama.

“Pasangan yang tidak memiliki akta pernikahan tersebut rata – rata menikah pada tahun 1960 sampai 1980 dan beralasan pada saat itu ramai cara pernikahan bela nikah atau nikah numpang tetangga, cara ini sah secara agama saja,” tuturnya.

Ia membeberkan, pernikahan di tahun-tahun tersebut memang sangat minim pengawasan sehingga kemudian menyebabkan banyaknya pasangan yang hanya menikah secara agama.

Berita Lainnya  Pencabutan Maklumat Kapolri Terkait Antisipasi Covid19, Bagaimana Nasib Hajatan di Gunungkidul?

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler