Connect with us

Pemerintahan

Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga Segera Sasar Pasar Tradisional

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kebijakan minyak goreng kemasan murah yang dilakukan oleh Pemerintah beberapa waktu lalu membuat sejumlah pedagang di pasar tradisional kebingungan. Masih adanya stok minyak goreng yang lama membuat harga minyak goreng di pedagang pasar tradisional bertahan untuk menjual pada harga Rp. 19.000 per liternya. Sedangkan harga minyak goreng kemasan di swalayan ataupun toko grosir dengan adanya subsidi dari pemerintah telah turun menjadi Rp. 14.000 per liter.

Kebijakan minyak goreng satu harga memang masih belum menyasar ke pasar-pasar tradisional. Sehingga kemudian, masih banyak pedagang yang menjual minyak goreng dengan harga pasaran tersebut. Namun ke depan, kebijakan minyak goreng satu harga ini akan segera menyasar ke pasar-pasar tradisional.

Salah satu penjual kebutuhan pokok di Pasar Argosari Wonosari, Tutik, mengatakan, saat ini pihaknya masih menjual minyak goreng kemasan di harga Rp. 19.000 lantaran memang masih merupakan stok yang lama. Belum adanya kebijakan dari distributor ataupun toko grosir untuk menarik kembali minyak goreng dan menggantinya dengan harga yang sesuai dengan kebijakan pemerintah menjadikan adanya potensi kerugian dari selisih harga lama dan harga baru.

Berita Lainnya  Bersyukur Tetap Diberikan Panen Melimpah di Tengah Kemarau Panjang, Warga Putat Kompak Gelar Merti Dusun

“Kalau minyak goreng itu harganya masih Rp. 19.000, stoknya ya tinggal sekitar 12,5 liter,” ucapnya, Sabtu (29/01/2022).

Ia berharap segera ada kebijakan dari distributor ataupun toko grosir untuk menarik kembali stok yang lama dan menggantinya dengan harga yang baru sehingga dapat menyamakan dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh pedagang kebutuhan pokok lainnya di Pasar Argosari Wonosari, Lily. Ia mengungkapkan harga minyak goreng di tokonya masih Rp. 19.000 per liter. Ia menambahkan, pada minggu lalu, harga minyak goreng di tokonya sempat turun menjadi Rp. 14.000 per liter karena mendapat jatah dari distributor. Namun stok yang didapat hanya satu kardus saja sehingga setelah stoknya habis, harga kembali naik menjadi Rp. 19.000 per liternya.

Berita Lainnya  Kades Terpilih Bakal Dapat Kado Manis Tepat di Akhir Tahun

“Sekarang tidak berani stok terlalu banyak dulu, di swalayan itu sudah Rp. 14.000 tapi di sini masih Rp. 19.000 per liter. Ya khawatir juga kalau terus seperti ini bisa ada kerugian dari selisih harga. Mudah-mudahan ada langkah dari distributor untuk mengganti dengan stok yang baru dan harganya bisa sama,” terangnya.

Sementara itu, Pedagang Grosir di komplek Pasar Tengaran, Kapanewon Karangmojo, Bambang, menyebutkan harga minyak goreng kemasan telah turun menjadi Rp. 14.000 sejak hari Rabu (26/01/2022) kemarin. Ia mengungkapkan jika yang dijual merupakan stok lama namun menggunakan harga yang baru. Nantinya selisih harga akan diganti oleh agen resmi yang mendistribusikan minyak goreng ke tempatnya.

“Pembelian tetap dibatasi dua liter per orangnya, kemarin dapat kabar kalau harganya sudah Rp. 14.000 per liter meskipun stok yang lama. Nanti akan diganti jumlah selisihnya,” jelas Bambang.

Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Sigit Haryanto, mengatakan penetapan satu harga minyak goreng sementara hanya menyasar toko swalayan yang tergabung APRINDO dan di distributor atau tempat grosir. Untuk penetapan satu harga di tingkat pedagang pasar tradisional, ia menyampaikan jika hal tersebut belum dilakukan. Namun ke depan, pemerintah telah berencana akan segera masuk ke pasar tradisional agar minyak goreng di seluruh penjual harganya sama.

Berita Lainnya  Leganya Mahasiswa Asal Gunungkidul di China Yang Akhirnya Bisa Pulang ke Kampung Halaman

“Kelihatannya akan segera masuk saja, karena belum dan masih persiapan masuk ke pasar,” bebernya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika kemungkinan mekanisme yang akan dilakukan ialah stok minyak goreng yang lama akan diretur oleh sales ataupun agen kemudian diganti dengan stok yang baru dan diberikan satu harga Rp. 14.000 per liter.

“Kemarin sudah ngobrol-ngobrol dengan penyedia minyak goreng katanya sekarang baru proses persiapan retur ke pasar tradisional,” pungkas Sigit.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler