Budaya
Jogja Fashion Parade Hadirkan Desainer India dengan Kain Sarung dan Sari
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jogja Fashion Parade (JFP) 2024 gelaran Asmat Pro Yogyakarta memasuki hari kedua dan mengusung tema Resilient yang berarti keuletan atau kegigihan. Tahun ini, JFP menggandeng sebanyak 150 perancang busana dari berbagai daerah di Indonesia, menyajikan karya terbarunya di JFP 2024.
Direktur Asmat Pro, Nyudi Dwijo Susilo,JFP merupakan ajang promo sekaligus media menjalin kolaborasi yang terlibat di acara ini dengan semua pihak. Banyak rancangan unik yang ditampilkan di hari ke dua ini.
“Adapun jenis baju yang dipamerkan adalah cocktail, kebaya, dan evening. Sesuai tema, kami tidak membatasi para desainer memakai material apapun dalam berkreasi. Malam ini ada 24 brand yang tampil terbagi dalam 2 sesi. Harapannya fashion-fashion yang diciptakan para temen-temen desainer bisa go international,” ucap Nyudi.
Dalam peragaan fashion show kali ini, ada perancang busana yang memadukan karya nusantara dan India. Rahul dengan brand Devlok mampu membuat penonton terkesima.

“Saya memadukan nuansa budaya Indonesia dan India. Menggabungkan kain sarung khas Indonesia dengan kain sari khas India. Baru kali ini saya tampil di Indonesia. Saya sangat suka dengan situasi di sini. Sangat indah,” tutur Rahul (24/2/24) saat ditemui di sela-sela acara.
Di lain pihak, ada dua desainer yang berkolaborasi dari Jogja yaitu vNin Widjaya X Tantri S. Keduanya menampilkan gaun putih bertema ‘Wedding Gown’ yang anggun dan menawan.
“Kami terinspirasi dari gaun pernikahan gaun barat. Bahan yang dipakai ialah tile baik polos maupun motif. Teknik pembuatan salah satunya dengan wrapping, kita buat seunik mungkin,”ucap Tantri.

Jogja Fashion Parade 2024
Pada sesi 1 malam, pecinta fashion dimanjakan oleh karya dari perancang busana Eko Rudianto (Surabaya), Danny Dwa x Dessy Dhalia (Mojokerto), Danny Dwa x Sinar Abadi Batik (Mojokerto),vNin Widjaya X Tantri S (Yogyakarta), With Janidya by Anjani Putri Kurnialidya (Jombang), Candra Moda by Candra Kusmana (Banjarmasin), Teravin Bridal by Mei Lan (Magelang), Dian Silvani (Bandung), Salma Griya Busana by Salma Hanifah (Tegal), Arsita Craft x Local by Arsita Resmisari dan Sectiovanda Langkun (Jakarta), Naf Fashion by Nafisa Earlene BW (Yogya), Puspawarni Roemah Kebaya (Malang).
Adapun Sesi 2 malam menampilkan DewisaRR by Dewi Samsudin (Tangerang), Artoe’s by Artoo Harto (Jakarta), Oleander by Ribie (Bandung), Varshioullette by Nadhiva OIS (Bandung), Kenit Indonesia by Murniati (Colomadu), J&B Fashion by Juwanita Anggraeni (Surabaya), Devlok by Rahul (India), AGB by Afif Ghurub (Yogyakarta), Molek by Devita Ashria (Yogyakarta), Elegan by Ganjar Widiantoro (Purworejo), Adriana Chloe (Pekalongan), dan Rahul (India).
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
