Politik
Bacalon Bupati Bantul Ali Rasyid Berharap Para Insinyur di Bantul Kuasai Teknologi Untuk Kedaulatan Pangan, Energi dan Kesehatan
Jogja, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Bakal Calon Bupati Bantul Ali Rasyid menghadiri undangan Musyawarah Wilayah (MUSWIL) dan Musyawarah Cabang (MUSCAB) yang digelar oleh Asosiasi Profesi Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (PII DIY), Jumat (3/5/2024).
Ali mengaku senang bisa bersilahturahmi dan guyub kembali dengan rekan engineer se-DIY yang terdiri dari senior ahli insinyur teknik, sahabat, teman kuliah dan dosen UGM dan UMY yang tergabung dalam asosiasi profesi ini.
“Hari ini banyak mendapat tambahan energi berupa support dan doa restu atas Pencalonan saya sebagai Bakal Calon Bupati Bantul dari Partai Golkar yang telah banyak diketahui lewat media berita maupun media sosial oleh teman-teman, dosen dan senior-senior kami di UGM dan UMY, mereka cukup bangga atas keberanian saya memilih berjuang meluaskan pengabdian masyarakat lewat jalur politik untuk menjadi Bupati/Wakil Bupati Bantul 2024 diusia yang relatif masih muda namun sarat pengalaman di bidang profesi, pengusaha dan aktivis keorganisasian,” ujar Bakal Calon Bupati Termuda Bantul Ali Rasyid di sela-sela acara, Jumat (3/5/2024).
Selaras dengan tajuk yang diusung yakni Peran PII dalam kedaulatan teknologi, untuk menunjang kedaulatan pangan, energi dan kesehatan, Ali Rasyid juga berharap agar para insinyur Indonesia khususnya di wilayah Bantul selalu menyiapkan diri atas perkembangan teknologi yang pesat untuk menguasai teknologi untuk berdaulat di bidang Pangan, Energi dan Kesehatan.

Kata dia, jenis-jenis teknologi perlu dipelajari secara terus menerus dan dikuasai oleh para Insinyur agar mampu terus bersaing di era yang sudah memasuki 5.0.
Perkembangan tersebut menjadikan seakan dunia menjadi tanpa batas sehingga nilai-nilai kehidupan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa dapat dengan mudah memengaruhi bangsa Indonesia. Dalam hal ini juga menjadi motivasi baginya untuk terus berbenah memajukan Kabupaten Bantul dengan menguasai teknologi.

Foto bersama Ketua PII DIY terpilih. (Istimewa)
“Bagi insinyur-insinyur Indonesia untuk menyiapkan diri berdaulat atas perkembangan teknologi yang pesat, yang tentu akan menunjang kedaulatan pangan nasional atas rencana program utama pemerintah baru Indonesia kedepan,” ucapnya.
“Ini juga sangat penting dipahami setiap daerah seperti Kabupaten Bantul kedepan untuk menguasai teknologi, untuk bisa berdaulat di bidang pangan, energi dan kesehatan,” pungkasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
