Uncategorized
Saling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
Wonosari,(pidjar.com)–Rivalitas antara DPD Partai NasDem Gunungkidul dan DPD PSI Gunungkidul nampaknya semakin memanas. Konflik diantara kedua parpol tersebut bahkan bisa dikatakan sudah dalam ranah terbuka. Sebelumnya, Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Gunungkidul, Agustinus Sujatmo yang merupakan mantan Sekretaris DPD Partai NasDem menyeberang ke PSI dengan membawa gerbong kader NasDem, dibalas oleh Ketua DPD Partai NasDem Gunungkidul, Suharno yang merekrut para kader PSI Gunungkkdul.
Menanggapi adanya sejumlah kader PSI yang menyeberang ke Partai NasDem, Ketua DPD PSI Gunungkidul, Agustinus Sujatmo mengatakan, menyebut keputusan tersebut sebagai bagian dari dinamika politik yang harus dihormati. PSI tidak ingin mempermasalahkan pilihan politik dari kader yang bersangkutan.
Namun ia menegaskan bahwa saat adanya pertemuan sejumlah orang yang mengaku kader PSI dengan Suharno beberapa hari lalu bukan sepenuhnya berasal dari PSI. Sebab, ada beberapa orang dari partai lain yang menumpang dan ikut ke Nasdem.
“Kami hargai dan tidak papa karena ini wajar terjadi. Tapi itu ada beberapa yang bukan dari PSI, kalau Pak Sukisno itu memang benar kader lama PSI,” ucap Agustinus Sujatmo, Kamis, (27/08/2026) saat kegiatan audiensi PSI dengan Bawaslu Gunungkidul.
Beberapa nama yang disebutkan bukan dari PSI diantaranya Ali Agung yang sebelumnya berasal dari PKN juga Titik dari Hanura.
“Perlu diluruskan lagi, kalau di PAC atau cakupannya kapanewon itu hanya ada 3 pengurus. Jadi kalau dikatakan 5 seperti yang dikatakan dalam video yang beredar luas ya silahkan saja. Bagi kami tidak ada masalah, terima kasih telah menampung beberapa teman kami yang harusnya berada di ruang partai. Terima kasih pada partai-partai sahabat,” tandas dia.
Lebih lanjut Agustinus menjelaskan, bahwa Sukisno sendiri memang dulunya memiliki jabatan sebagai koordinator. Namun di kepengurusan baru ini, ia tidak mendapatkan jabatan karena adanya regenerasi pengurus.
“Ya mungkin karena ketersinggungan beliau karena belum ada ruang di PSI sehingga seperti itu. Bagi saya ini bagian dari politik ya seperti ini, itu hak politik masing-masing individu ada yang datang dan pergi,” tandasnya.
Agus menegaskan bahwa untuk jajaran pengurus baru masih tetap solid dan utuh. DPD PSI Gunungkidul meminta agar perpindahan sejumlah kader tersebut tidak dipandang sebagai persoalan yang terlalu berat. Partai akan lebih memfokuskan perhatian pada penguatan dan konsolidasi internal.
Selain itu, PSI Gunungkidul mulai mempersiapkan diri menghadapi proses verifikasi partai politik pada tahapan pemilu mendatang. Konsolidasi dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat struktur dan menjaga soliditas kader di tingkat daerah.
PSI Gunungkidul juga menyatakan memiliki cita-cita untuk berkembang menjadi partai yang lebih besar. Meski demikian, partai tetap realistis dengan kondisi serta kekuatan politik yang dimiliki di daerah.
Salah satu target yang ingin dicapai adalah memperoleh keterwakilan di DPRD Gunungkidul dengan sedikitnya empat kursi yang tersebar di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Target tersebut dinilai masih realistis mengingat PSI merupakan partai yang relatif kecil dan masih tergolong baru.
“Bagi kami saat ini masih partai kecil atau istilahnya Partai Gurem sehingga kami realistis dalam menentukan target. 4 kursi dewan itu sudah sangat bagus bagi kami,” tegasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
