Pemerintahan
Dukung Penuh Pertanian Garam di Pantai Sepanjang, Sri Sultan Persilahkan Para Petani Gunakan Lahan Sultan Ground
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Produksi garam di Pantai Sepanjang, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari diharapkan mampu menembus pasar industri. Dengan kualitas yang mumpuni, garam produksi Pantai Sepanjang diyakini akan mampu menembus pasar.
“Harapannya ya untuk industri, bukan untuk rumah tangga,” kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat mengikuti panen garam di kawasan Pantai Sepanjang, Sabtu (24/11/2018).
Jika produksi garam Pantai Sepanjang mampu menembus pasar industri, harga jualnya dapat dikatakan stabil. Hal ini menurut Sultan akan sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat maupun pelaku usaha. Raja Kraton Ngayogyakarta ini bahkan meyakini, nantinya para produsen garam di Pantai Sepanjang bakal kewalahan memenuhi permintaan pasar lantaran kualitas garam yang memang sangat bagus.
“Karena dengan industri itu harganya minimal kan Rp7 ribu – Rp15 ribu. Kalau lancar saya yakin kewalahan menanggapi permintaan,” kata Sultan.
Jika produksi mulus tanpa ada gangguan, para petani garam di Pantai Sepanjang bisa menghasilkan 30 kilogram garam per petaknya. Dalam sebulan, per petak mampu panen sampai dengan dua kali. Jika kemudian dikalkulasi, 30 kilogram yang diproduksi per petak tersebut setengah bulannya dapat menghasilkan Rp 300.000.

Namun demikian, Sri Sultan meminta kepada kelompok petani dan pihak pemerintah desa agar segera menyelesaikan permasalahan struktur organisasi. Sebab, nantinya jika tidak ada kejelasan akan menjadikan permasalahan di kemudian hari.
“Organisasi? Dalam artikan direkturnya siapa dan bendaharanya siapa kan gitu, misalnya gitu. Kalau kades dan koperasi itu kan ada pengurusnya. Lha yang pengurus itu kan yang punya hak untuk mendapatkan sertifikat dari BPPOM maupun yang lain, kalau kelompok nggak bisa,” terang dia.
Disinggung mengenai permasalahan tanah Sultan Ground (SG) yang digunakan sebagai lahan petani garam, Sultan tidak mempermasalahkannya. Sultan sepenuhnya memberikan izin Sultan Ground tersebut untuk dimanfaatkan masyarakat.
“Pemanfaatan sultan (SG) gak masalah asal direkomendasi bupati,” kata dia.

Sultan berpesan kepada para petani garam agar senantiasa menjaga kualitas. Dengan terus menjaga hal tersebut, maka hasil produksi garam dari Pantai Sepanjang terus bisa bersaing dengan garam produksi daerah lainnya.
“Saya sangat berharap nantinya industri garam di Tanjungsari bisa memperkuat ekonomi keluarga di kalangan masyarakat,” papar dia.
Sementara itu, Camat Tanjungsari, Rakhmadian Wijayanto mengaku akan berkoordinasi dengan pihak desa terkait kepengurusan petani garam di Tanjungsari. Bahkan dirinya dengan tegas akan melaksanakan perintah Sri Sultan secepat mungkin.
“Akan kita bahas bersama pihak desa. Secepatnya,” kata Rakhmadian.
Ia mengatakan, pembentukan kepengurusan secara jelas nantinya akan berdampak positif terhadap kelompok itu sendiri. Terlebih untuk menanggapi perintah gubernur terkait pembuatan garam industri.
“Kalau sudah berbadan hukum kita bisa lebih mudah dan dipercaya jika menjalin kerjasama dengan pihak ke tiga,” ucapnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
