Pemerintahan
Dambakan Terangi Jalur Wisata, Pemkab Terkendala Anggaran Minim
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul terus berupaya melakukan penambahan penerangan jalan umum (PJU) setiap tahunnya. Tahun 2018 ini misalnya, ratusan unit PJU dipasang oleh pemerintah. Lokasi-lokasi yang sekiranya titik-titik rawan kecelakaan, jalan kabupaten serta sejumlah lokasi prioritas yang diusulkan oleh kecamatan maupun desa menjadi sasaran program yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut.
Rencananya di tahun 2019 mendatang, pemerintah akan kembali melakukan pemasangan PJU. Ditargetkan, nantinya ruas-ruas jalan yang menjadi prioritas bisa mendapatkan penerangan yang memadai. Hal ini selain untuk menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, juga untuk menekan angka kejahatan. Pasalnya di kondisi jalan yang gelap, potensi terjadinya tindakan kriminalitas menjadi semakin besar.
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Eli Siswanta, memaparkan, tahun 2019 mendatang, terdapat 36 titik jalan yang dipasang penerangan jalan umum dengan teknologi lampu tenaga surya. Adapun pendanaan nantinya akan ditanggung oleh dana APBD tahun 2019. Sementara untuk PJU dengan daya listrik terdapat 50 unit yang akan dipasang. Hal ini tentunya mengacu pada kebutuhan di setiap kecamatan atau desa.
“Terus kami upayakan untuk pemasangan setiap tahun. Mengingat masih banyak jalan yang penerangannya kurang,” ucap Eli, Selasa (04/12/2018).
Pihaknya memang tidak memungkiri jika masih banyak daerah yang belum ada penerangan. Namun demikian, dari Dishub juga tidak dapat berbuat banyak dan langsung mengambil langkah pemasangan. Pasalnya, dinas terbentur anggaran mengingat untuk pemasangan tersebut terbilang tidak sedikit.

Setiap tahunnya saja, untuk anggaran penambahan penerangan ini hanya berkisar 1,9 miliar hingga 2 miliar lebih sekian. Menurutnya jumlah tersebut belum dapat mengcover secara keseluruhan, mengingat kebutuhan juga cukup banyak. Terlebih sekarang ini, pihaknya mulai beralih menggunakan tenaga surya yang harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan daya listrik.
“Kalau tenaga surya itu lebih kami fokuskan di daerah yang belum ada saluran listriknya. Seperti misalnya daerah Gedangsari itu agak susah dapet jaringan listrik,” imbuh dia.
Pihaknya juga terus melakukan perbaikan di PJU-PJU yang sekiranya rusak atau mengalami trouble. Namun lantaran keterbatasan sumber daya manusia pula, sehingga harus bergantian dalam pembenahan dan tidak dapat instan. Masyarakat pun juga diminta aktif dalam pelaporan, misalnya saja menghubungi dinas secara langsung dengan telepon atau melalui surat.
“Kalau ada laporan siang kita lakukan survei kemudian untuk malam hari kita garap. Peran masyarakat sangat kami butuhkan dalam pelaporan semacam ini,” tambah dia.
Eli mengakui bahwa di era sekarang ini, di tengah perkembangan sosial dan pariwisata di Gunungkidul, tuntutan memang sangat besar. Seperti misalnya di jalur-jalur pantai, masyarakat serta wisatawan sangat berharap jalur ini bisa terang benderang sehingga semakin menghidupkan pariwisata yang selama ini hanya dominan pada siang hari. Namun lagi-lagi masalah dana membuat pihaknya tak mampu berbuat apa-apa.
“Kita mencari solusi lain dengan meminta bantuan Kementrian ESDM untuk penyediaan penerangan semacam ini agar menunjang perjalanan para wisatawan maupun masyarakat di malam harinya. Tentu dari pemerintah juga bekerjasama dengan instansi lain misalnya PLN yang berkaitan dengan listrik dan lembaga atau instansi lainnya,” bebernya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
