Sosial
Bawaslu Salurkan Santunan Bagi Pengawas Pemilu yang Alami Kecelakaan Kerja
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyerahkan santunan kepada pengawas Pemilu uang terkena musibah atau kecelakaan saat bertugas selama tahapan Pemilu 2024. Di Kabupaten Gunungkidul, terdapat 9 pengawas atau petugas adhoc yang mendapatkan santuan dari Bawaslu.
Ketua Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta, Mohammad Najib mengatakan, pemberian santunan ini merupakan wujud tanggung jawab Bawaslu terhadap anggota badan adhoc. Mengingat, proses tahapan pengawasan pemilu hingga pungut hitung rekab cukup berat.
“Ini sebagai bentuk tanggung jawab kami, mengingat beban kerja yang luar biasa sekali selama tahapan pemilu,” kata dia.
Adapun santunan yang diberikan berupa uang senilai Rp. 16.500.000 bagi yang mengalami luka berat, Rp. 8.250.000 untuk yang ringan, dan meninggal Rp. 46.000.000.
“9 pengawas ini ada yang sakit dan ada yang mengalami kecelakaan lalu lintas,” paparnya.

Komisioner Bawaslu Gunungkidul, Retno mengatakan santunan yang diberikan dapat membawa manfaat dan meringankan beban masing-masing pengawas Pemilu yang mengalami sakit dan kecelakaan.
“Semoga bisa bermanfaat. Kami sendiri paham betul bagaimana kinerja di lapangan. Beberapa dari teman-teman ini ada yang sakit setelah menjalankan tugas panjang Pemilu, dan ada yang mengalami kecelakaan lalu lintas,” ucap Retno.
Sementara itu, salah satu anggota badan ad hoc Bawaslu yang mengalami kecelakaan yaitu Nur Ika Aprilliyani. Ia merupakan anggota badan ad hoc Bawaslu Kapanewon Girisubo. Pada tahapan pengecekan DPTB, ia mengalami kecelakaan lalu lintas saat hendak melakukan pengawasan di wilayah Kalurahan Nglindur, akibatnya ia mengalami luka di kepala, patah tulang di tangan kiri dan tulang retak di pergelangan tangan kiri.
“Saat itu saya mau melakukan pengawasan dan mengalami kecelakaan. Saya mengucapkan terima kasih untuk bantuan atau santunan yang diberikan ini. Insya Allah akan saya manfaatkan untuk mengembangkan usaha saya, untuk kedepannya mudah-mudahan saya juga masih lolos untuk ikut sebagai pengawas di kapanewon,” ujar dia.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
