Pemerintahan
Dampak Kenaikan Harga Konstruksi, Lima Proyek Strategis Gunungkidul Belum Terlaksana
Wonosari,(pidjar.com)– Lima proyek strategis Bupati Gunungkidul yang menelan anggaran sekitar Rp 17 miliar sampai dengan akhir bulan Mei 2026 belum dapat masuk pada tahap realisasi. Hal tersebut dikarenakan sampai dengan saat ini masih dilakukan review dan penyesuaian atas adanya kenaikan harga barang dan jasa.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Gunungkidul, Tomy Darlianto mengatakan, semula 5 proyek strategis ini diestimasikan dapat mulai tahapan lelang pada Mei 2026. Namun karena adanya dinamika nasional yang berdampak pada terjadinya kenaikan harga barang atau material, maka pemerintah daerah melakukan penyesuaian kembali atas perencanaan program tersebut.
“Saat ini masih dilakukan penyesuaian karena ada kenaikan harga material konstruksi dampak dari kenaikan BBM,” kata Tomy Darlianto.
Selain masih dilakukan review harga perkiraan sendiri (HPS) juga masih dilakukan penyesuaian kembali spek teknis dan persiapan rancangan kontrak. Nantinya jika hal tersebut telah selesai akan segera ditindaklanjuti pada tagapan lain.
“Persiapan, kalau lancar minggu ke 2 di bulan Juni bisa mulai berproses tahapan lain,” jelasnya.
Menurutnya, dari perencanaan hingga tahap realisasi dilakukan secara hati-hati dan cermat. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya potensi permasalahan yang dapat mengakibatkan kerugian maupun masalah hukum.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, di tahun 2026 ini terdapat 5 proyek strategis yang akan dilakukan oleh Pemkab Gunungkidul, di antaranya pembangunan gedung kantor Dinas Kesehatan di kompleks Siraman dengan pagu anggaran Rp7.436.480.000, serta pembangunan konservasi ekosistem lokal (aviary dome, klinik, dan mess) dengan pagu anggaran Rp5.052.255.000.
Selain itu, terdapat rekonstruksi ruas jalan Umbulrejo–Genjahan dengan pagu anggaran Rp3.000.000.000, relokasi TK Negeri Gedangsari dengan pagu anggaran Rp1.116.404.200, serta pembangunan pos retribusi tahap I dengan pagu anggaran Rp770.000.000.
Menurut Tomy, proyek-proyek strategis ini dirancang untuk mendukung visi dan misi Bupati Gunungkidul, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor. Di antaranya mewujudkan masyarakat sehat melalui pembangunan gedung Dinas Kesehatan yang baru dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
