Info Ringan
Geliat Investasi di Gunungkidul, Investor Asal China Berencana Bangun Perusahaan Gaplek di KPI Semin
Semin,(pidjar.com)– Iklim investasi di Kabupaten Gunungkidul kian meningkat setiap tahunnya. Terbukti banyak usaha berskala besar yang berdiri di daerah ini.
Mulai dari wisata minat khusus, hotel, sektor perdagangan hingga industri yang masuk ke Gunungkidul. Bahkan baru-baru ini Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul tengah menjalin penjajakan dengan calon investor asal Shanghai, China.
Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Agung Danarto beberapa waktu lalu, terdapat pengusaha asal Shanghai, China yang menjalin komunikasi dengan pemerintah Gunungkidul. Pengusaha ini bergerak dalam bidang pengolahan gaplek.
“Masih tahap awal, kemarin baru cek lokasi yang memang diperuntukkan untuk industri” kata Agung Danarto, Rabu, (15/10/2025).
Pemerintah menawarkan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin untuk pembangunan perusahaan skala besar tersebut. Peninjauan lokasi pun juga telah dilakukan sebagai upaya memberikan gambaran langsung mengenai potensi dan kesiapan lahan di kawasan industri.
Menurutnya, dari pihak calon investor masih akan melakukan kajian lebih lanjut. Salah satunya mengenai potensi dan produktivitas gaplek dari Gunungkidul apakah sesuai dengan standar yang dibutuhkan perusahaan atau tidak. Selain itu ketersediaannya dapat memenuhi kebutuhan konsumen atau tidak.
“Kalau di kami hanya sebatas mengenai penawaran lokasi saja dan regulasinya. Kemarin dari pengusaha tersebut masih akan berkomunikasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan untuk mengetahui ptoduktivitas dan potensi gaplek yang akan diolah,” jelasnya.
Meski masih dalam tahap penjajakan, namun pihaknya siap memberikan akomodasi agar program tersebut benar-benar bisa diterealisasi di Gunungkidul. Sehingga dapat membawa kesejahteraan warga utamanya terbukanya lapangan pekerjaan.
“Percepatan realisasi investasi di sektor industri pengolahan berbasis potensi lokal terus kami upayakan,” tandasnya.
Agung menambahkan, investasi di Gunungkidul memang tumbuh subur di beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data yang masuk triwulan ketiga tepatnya sampai akhir September lalu, nilai investasi yang masuk mencapai Rp 620.881.060.473.
“Untuk yang mendominasi memang masih sektor pariwisata kemudian perdagangan,” pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
