Info Ringan
Grego Julius Persembahkan Konser Orkestra Syukur
Jogja,(pidjar.com)–Grego Julius, seorang komposer dan konduktor ternama, mempersembahkan konser orkestra bertajuk “Persembahan Syukur” di Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Konser ini merupakan perwujudan dari janji spiritual Grego untuk mempersembahkan hidup dan karyanya kepada Tuhan melalui musik.
Konser ini membawakan 22 lagu orisinal ciptaan Grego, lengkap dengan lirik dan aransemen yang ia tulis sendiri. Setiap lagu merupakan refleksi spiritual dan ungkapan hati yang mendalam. Genre yang ditampilkan pun sangat beragam, mulai dari pop, jazz, klasik, hingga bossa nova dan latin.
Grego menekankan bahwa pesan yang ingin ia sampaikan lewat musiknya bersifat universal dan lintas agama.
“Kalau liriknya menyebut Yesus, bisa diganti dengan ‘Allah’. Intinya, lagu ini untuk mengantar orang dalam doa,” ungkapnya (18/10/25).

Sebagai seorang komposer, konduktor, sekaligus tokoh yang dikenal luas dalam dunia bisnis di Yogyakarta, Grego telah menulis lagu sejak tahun 2002. Namun, titik balik terbesarnya terjadi menjelang usia 70 tahun. Ia mengaku bernazar, apabila diberi umur panjang, ia akan mendedikasikan hidupnya lebih dekat kepada Tuhan dengan cara yang paling tulus: menulis lagu-lagu doa dan menyampaikannya melalui konser seperti ini.
“Saya bernazar, kalau dikasih umur panjang, saya akan lebih mendekatkan diri pada Tuhan lewat musik. Doa saya, saya tulis jadi lagu, lalu saya persembahkan dalam konser seperti ini,” ucapnya.
Ia menjelaskan beberapa lagu yang dibawakan malam itu merupakan refleksi dari pengalaman hidup Grego sendiri.
“Salah satunya adalah lagu ‘Aku Mohon Ampun’, yang ditulis saat menghadapi masa gelap dalam hidup. Lagu lain yang menyentuh adalah lagu tentang sungkeman, momen ketika anak meminta restu orang tua sebelum meninggalkan rumah untuk menikah,”kata dia.
Grego mengungkapkan keinginannya agar konser semacam ini bisa menjadi tradisi tahunan, bukan hanya di Yogyakarta, tapi juga di kota-kota lain.
“Saya ingin terus membuat konser seperti ini, setahun sekali. Karena bagi saya, musik bukan hanya hiburan, tapi jembatan doa,” imbuhnya. (putri)
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
