Uncategorized
Jenazah Pria Ditemukan di Hutan Bamban, Polisi: Diduga Meninggal karena Kelaparan dan Dehidrasi
Purwosari,(pidjar.com)- Temuan jenazah seorang pria tanpa identitas di kawasan Hutan Bamban, Padukuhan Tlogowarak, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari pada Rabu (12/8/2026) menggegerkan warga setempat. Diduga, pria malang tersebut meninggal lantaran kekurangan makanan dan dehidrasi.
Kapolsek Purwosari Iptu Sagimin mengatakan, jenazah pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, saksi bernama Widi (60) sedang mencari kayu di kawasan hutan tersebut.
“Pada saat mencari kayu, saksi melihat seseorang dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian saksi memanggil warga lainnya untuk memastikan kondisi orang tersebut,” kata Iptu Sagimin.
Menurutnya, setelah dipastikan korban telah meninggal dunia, informasi tersebut disampaikan kepada Kepala Dukuh Nglumbung, Walidi Mustofa. Selanjutnya, informasi diteruskan kepada perangkat Padukuhan Tlogowarak, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Giripurwo.
“Anggota piket SPKT bersama piket fungsi kemudian mendatangi lokasi. Kami juga menghubungi Tim INAFIS Polres Gunungkidul serta tim medis Puskesmas Purwosari untuk melakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Dari pemeriksaan awal, lanjut Sagimin, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan. Bahkan, tubuh korban ditemukan telah dikerumuni lalat dan belatung.
“Korban diperkirakan sudah meninggal sekitar enam hari. Identitasnya sampai saat ini belum diketahui,” ungkapnya.
Iptu Sagimin menambahkan, hasil pemeriksaan Tim INAFIS bersama tenaga medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.
Berdasarkan pemeriksaan medis dan kondisi di sekitar lokasi, korban diduga meninggal akibat kelaparan dan dehidrasi. Lokasi penemuan korban berada cukup jauh dari permukiman serta sumber mata air.
“Dimungkinkan korban meninggal karena kelaparan dan dehidrasi. Lokasi penemuan cukup jauh dari permukiman dan sumber mata air, serta tidak terdapat tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai makanan,” terang Sagimin.
Polisi juga memperoleh keterangan dari warga bahwa sekitar tujuh hari sebelum ditemukan meninggal, korban sempat terlihat berjalan tanpa mengenakan pakaian di sekitar kawasan tersebut.
“Dari keterangan warga, sebelumnya korban terlihat lalu-lalang tanpa pakaian dan diduga merupakan ODGJ,” katanya.
Setelah proses pemeriksaan dan identifikasi selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul dan diteruskan kepada Pemerintah Kalurahan Giripurwo.
“Karena identitas korban belum diketahui, selanjutnya jenazah dimakamkan oleh warga di Makam Dusun Tlogowarak,” pungkas Iptu Sagimin.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
