bisnis
KAI Expo 2024 Perkenalkan KA Srilelawangsa dan KA YIA
Jogja, (pidjar.com)–PT Railink sebagai operator (KAI) Bandara memanfaatkan momentum KAI Expo 2024 yang berlangsung di Jakarta untuk memperkenalkan dua layanan di Kota Medan dan Yogyakarta, yaitu KA Srilelawangsa dan KA YIA .
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang layanan yang dikelola oleh KAI Bandara yang nyaman, terjangkau dan modern.
Corporate Communications PT Railink, Sosiawan Putra Surbakti mengatakan, KA Srilelawangsa merupakan layanan kereta api yang melayani rute lokal di Sumatera Utara, menghubungkan Stasiun Medan, Stasiun Binjai dan Stasiun Kuala Bingei.

“KA Srilelawangsa juga melayani rute ke Stasiun Kualanamu bagi penumpang yang hendak menggunakan kereta api untuk akses ke bandara dengan titik pemberhentian Stasiun Bandar Khalipah, Stasiun Batang Kuis dan Stasiun Araskabu,” katanya, Selasa (19/11/2024).
Sosiawan menyebut, untuk KA Bandara di Medan, total jumlah penumpang dari Januari hingga Oktober 2024 ini mencapai 2.417.327 orang. Sementara total penumpang dari relasi Stasiun Medan menuju Stasiun Kualanamu mencapai 570.177 penumpang.
“Sementara relasi dari Stasiun Medan menuju Stasiun Binjai dan Kuala Bingai mencapai 1.847.150 penumpang,” ujarnya.
Dijelaskan Sosiawan, KA Srilelawangsa relasi Medan menuju Bandara Internasional Kualanamu keberangkatan paling awal pukul 05.20 WIB dan paling akhir pada pukul 19.25 WIB dengan 12 total perjalanan. Sedangkan keberangkatan dari Stasiun Medan menuju Stasiun Binjai paling awal pada pukul 04.05 WIB dan paling akhir pada pukul 21.15 WIB.
“Dari Stasiun Binjai keberangkatan paling awal pada pukul 04.50 wib menuju Stasiun Medan dan diakhiri pada pukul 22.15 WIB,” ungkapnya.
Sementara untuk KAI Bandara di Yogyakarta, lanjut Sosiawan, total penumpang dari Januari hingga Oktober 2024 mencapai 2.249.987 orang. Dengan rincian pengguna YIA Ekspress mencapai 765.331 penumpang dan YIA Reguler mencapai 1.484.676 penumpang.
Di Yogyakarta, KAI Bandara melayani di Stasiun Yogyakarta, Stasiun Wates dan Stasiun YIA. Keberangkatan pertama dari stasiun Yogyakarta pada pukul 04.20 dengan 30 menit perkiraan keberangkatan selanjutnya.
“Sedangkan keberangkatan pertama dari Stasiun YIA menuju Stasiun Yogyakarta pada pukul 05.12 WIB dan paling akhir pada pukul 21.25 WIB,” imbuhnya.
Terkait dengan KAI Expo PT Railink, Sosiawan berharap, acara tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang hendak bepergian ke Yogyakarta dan Medan. Acara ini juga menjadi peluang KAI Bandara untuk memperkenalkan layanan dan inovasi kepada pengunjung.
“Dari Januari hingga Oktober 2024 jumlah pengguna layanan KA Bandara di Medan dan Yogyakarta mencapai 4,6juta orang. Para penumpang juga diharapkan dapat melakukan pemesanan tiket dengan segera untuk memastikan ketersediaan tempat. Kami juga mengingatkan kepada penumpang agar memilih KA dengan waktu yang cukup sebelum keberangkatan pesawat, yakni 2 jam sebelum keberangkatan domestik atau 3 jam sebelum keberangkatan internasional,” tutupnya. (Ken).
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized7 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
