Sosial
Marak Insiden Warga Dengan Gerombolan Remaja Bermotor, Polisi Gencarkan Patroli di JJLS
Saptosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menyusul seringnya ada rombongan pemotor yang melintas di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) Gunungkidul yang meresahkan masyarakat, mulai mendapatkan perhatian dari aparat kepolisian. Langkah antisipasi terus disiapkan guna mengantisipasi adanya insiden lanjutan antara rombongan pemotor dengan warga setempat. Dalam 2 pekan terakhir ini, memang sempat terjadi insiden di antara kedua belah pihak.
Selain dengan warga setempat, ulah para rombongan remaja bermotor itu memang cukup meresahkan. Tak jarang rombongan pemotor memenuhi bahu jalan dan mengganggu pengendara lain. Yang terbaru pada akhir pekan silam, seorang pengemudi mobil yang melintas di JJLS ruas Panggang menjadi korban lembaran batu oleh pengendara motor yang menyebabkan kaca depan mobil pecah.
Kapolsek Saptosari, AKP Awal Mursayanto, mengungkapkan, dengan adanya kejadian tersebut pihaknya kini meningkatkan pengawasan di JJLS ruas Kapanewon Saptosari. Pengawasan sendiri diperketat khususnya pada akhir pekan. Hari-hari akhir pekan menjadi rawan lantaran banyaknya rombongan pemotor yang tengah menuju kawasan pantai selatan. Sebelumnya, pihaknya sempat mendapatkan laporan perihal aksi segerombol pemotor yang memenuhi bahu jalan di JJLS ruas Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, dua minggu lalu. Mereka juga melakukan aksi standing dan membleyer kendaraannya hingga menimbulkan suara bising.
“Terutama di hari libur, pada Sabtu dan Minggu sore kami meningkatkan giat patroli di JJLS ruas Kapanewon Saptosari guna mencegah gangguan kamtibmas,” papar Awal, Selasa (02/11/2021).
Menurutnya, sebelumnya juga pernah terjadi kejadian serupa di JJLS ruas Kapanewon Saptosari. Maraknya kejadian tersebut tak terlepas dari sudah dibangun dan digunakannya JJLS di sana. Jalur JJLS di Kapanewon Saptosari sendiri saat ini menjadi salah satu akses utama wisatawan masuk ke Gunungkidul.

“Dari informasi memang pernah ada setelah pembangunan JJLS bisa digunakan, kalau saat saya jadi Kapolsek Saptosari baru satu kali kemarin,” sambungnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto. Ia menyampaikan bahwa jajaran Polres Gunungkidul akan menindaklanjuti laporan masyarakat yang diresahkan degan aksi gerombolan pemotor yang meresahkan. Pihaknya turut melakukan pencegahan dengan melibatkan jajaran kepolisian Polres Gunungkidul untuk melaksanakan patroli di kawasan-kawasan yang dianggap rawan.
“Khususnya pada hari-hari libur atau Sabtu dan Minggu, Polres Gunungkidul yang melibatkan Polwan, Sabhara, dan Lantas akan melaksanakan patroli untuk memberikan himbauan dan pencegahan gangguan kamtibmas,” urai Suryanto.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
