Connect with us

Info Ringan

Museum Patah Hati, Museum yang Menyimpan Prasasti untuk Mantan

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setiap benda yang terdapat di Museum Patah Hati memiliki kisah dan ceritanya sendiri-sendiri. Maka dari itulah, akan banyak pelajaran tentang cinta yang bakal didapat. Bagi mereka yang masih berhubungan, tentu saja merupakan pelajaran untuk menghargai kisah yang sedang dijalani.

Para pengunjung yang datang ke Museum Patah Hati ini disuguhi oleh perjalanan emosional. Banyak sekali benda-benda dari hubungan yang telah lalu berkumpul di sana. Mulai dari foto, rambut, baju, boneka, dan masih banyak lagi yang lainnya. Pengunjung museum juga beragam, ada mereka yang sebelumnya menyumbang barang, orang tua, anak-anak ataupun juga pasangan yang baru menikah. Konsep museum yang sangat unik ini terlahir ketika seorang seniman putus cinta dengan sang kekasih.

Berita Lainnya  Tips Merawat Kulit Kering

Di Kroasia terdapat sebuah museum yang terbilang unik. Museum tersebut diberi nama Museum of Broken Relationship. Museum yang terletak di Zagreb, Kroasia ini memang sengaja didirikan untuk mendedikasikan hubungan cinta yang gagal. Museum ini memamerkan berbagai barang yang berasal dari mantan kekasih. Karena keunikannya, museum ini menerima penghargaan Kenneth Hudson Award yang diberikan oleh European Museum Forum (EMF) sebagai museum paling inovatif di Eropa pada Mei 2011 silam.

Museum ini didirikan oleh pasangan seniman dari Zagreb, Kroasia bernama Olinka Vistica dan Drazen Grubisic. Olivia berprofesi sebagai seorang produser film, sementara sang kekasih, bekerja sebagai pematung. Mereka terinspirasi untuk membuat museum tersebut berdasarkan kandasnya hubungan cinta yang telah mereka jalani selama 4 tahun. Lantas tercetus ide untuk membuat museum yang berisi barang-barang pribadi mereka.

Tiga tahun berselang, Drazen mencoba untuk menghubungi kembali Olinka untuk mewujudkan ide mereka. Lalu kemudian mereka mulai mengumpulkan barang-barang pribadi dan juga meminta kawan-kawan mereka untuk menyumbangkan berbagai barang yang tersisa dari para mantan kekasihnya. Pada tahun 2006 Museum of Broken Relationship untuk pertama kalinya dibuka untuk umum.

Berita Lainnya  Bukannya Dibasmi, Ulat Berbulu Ini Justru Dipelihara Warga Singkil Untuk Dikonsumsi

Berbagai barang yang ada di museum ini dikumpulkan dari berbagai belahan dunia. Adapun barang yang terdapat di museum ini bermacam-macam mulai dari implan payudara palsu sampai sebuah kapakpun terpajang di sini. Setiap barang yang dipajang selalu disertai tanggal dan lokasi serta sebuah catatan kecil dari si penyumbang barang tersebut.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler