Kriminal
Nglitih Lempar Batu ke Mobil, Dua Pemuda Babak Belur Dimassa
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua orang pemuda tanggung menjadi bulan-bulanan warga. Kedua pemuda tersebut tertangkap usai melakukan aksi lempar batu ke sebuah mobil di Jalan Wonosari-Paliyan tepatnya di Desa Wareng, Kecamatan Wonosari pada Jumat (13/07/2018) dinihari tadi. Para pelaku, yakni WS (25) warga Padukuhan Rejosari, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari dan IK (33) warga Kebun Dalem, Madurejo, Prambanan, Kabupaten Sleman saat ini telah diamankan di Mapolsek Wonosari.
Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula ketika Hamzah Arfah Susanto (34) warga Watu Gilang A, Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan mengendarai mobil Brio AB 1061 AW dari arah Wonosari menuju Paliyan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat AB 5166 YF. Ia kemudian kaget setelah mendapati kedua pemuda itu tanpa alasan yang jelas melempar mobilnya dengan batu.
Mendapati kaca mobilnya pecah setelah aksi bar-bar itu, korban lalu memutuskan putar balik untuk mengejar kedua pemotor. Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi di antara korban dan bermotor. Berselang beberapa saat kemudian, para pelaku akhirnya berhasil dihentikan.
Cek-cok lantas terjadi antara korban dan pelaku. Warga yang tengah berada di lokasi kejadian langsung berkerumun untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. Ketika mengetahui bahwa kedua pemuda tersebut baru saja melakukan aksi klithih, amarah warga langsung pecah. WS dan IK lalu menjadi bulan-bulanan warga yang geram atas tindakan yang dianggap sangat meresahkan itu.
Warga semakin beringas lantaran keduanya berbelit-belit ketika dimintai keterangan warga. Keduanya pun babak belur dihajar massa sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke Mapolsek Wonosari.

Kasi Humas Polsek Wonosari, Aiptu Nugroho membenarkan adanya kejadian lempar batu ke mobil tersebut.
"Kejadiannya tengah malam tadi sekitar jam 01.00 WIB dini hari tadi. Dua orang pemuda itu diamankan warga dan digelandang ke Polsek," kata Nugroho, Jumat pagi.
Ditambahkan Nugroho, dari pengakuan WS saat diperiksa polisi, motif keduanya melakukan hal tersebut adalah lantaran dendam karena pernah dihajar warga saat berwisata di Tawangmangu. Namun alasan itu menurutnya masih sangat tidak wajar.
Nugroho menambahkan, antara korban dan pelaku sendiri saling tak mengenal.
"Alasannya mereka dendam makanya melempar batu ke mobil. Mereka mengira mobil itu plat AD," imbuh dia.
Dari keterangan kedua pelaku, keduanya semula dari berwisata di Pantai Sepanjang. Lantas keduanya kemudian mengunakan GPS dan sampai di wilayah Wareng.
"Mereka masih dimintai keterangan. Modus dan motif sebenarnya belum kita ketahui," pungkas dia
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
