Sosial
Perbaikan di 2 Titik, Jalan Jogja-Wonosari Macet Parah Pada Akhir Pekan
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sabtu (24/02/2018) petang tadi, arus lalu lintas di sepanjang jalan Jogja-Wonosari mulai terpantau padat. Kemacetan cukup panjang terjadi di sejumlah titik. Dua proyek perbaikan jalan yang saat ini tengah dikerjakan menjadi penyebab kemacetan tersebut.
Kapolsek Patuk, Kompol Sumaryoto mengatakan bahwa arus lalu lintas di pada Sabtu petang memang terlihat mengalami kenaikan volume kendaraan. Dari pantauan yang dilakukan oleh pihaknya, terlihat sejak siang hari, cukup banyak kendaraan masuk dari arah Jogja menuju Gunungkidul. Penumpukan kendaraan sendiri menurut Kapolsek terjadi sejak kilometer 25.
"Seperti biasa setiap akhir pekan arus lalu lintas memang sangat padat. Banyak wisatawan yang ingin berlibur di Gunungkidul," kata Kapolsek, Sabtu malam.
Ditambahkan Kapolsek, selain lonjakan kendaraan, arus lalu lintas juga mengalami sedikit hambatan. Sebab di jalan Jogja-Wonosari sendiri terdapat dua proyek perbaikan jalan yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan yaitu di lokasi amblasnya jalan di Padukuhan Putat II, Desa Putat, Kecamatan Patuk dan juga jalur sepanjang Jembatan Sambipitu, Desa Bunder, Kecamatan Patuk. Di lokasi perbaikan tersebut, terpaksa harus dilakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup arus.
"Kita sudah menerjunkan anggota untuk mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka tutup," imbuh Kapolsek.

Sementara itu, pengendara sepeda motor dari arah Wonosari, Faidah mengaku bahwa dirinya cukup lama tertahan di wilayah Sambi. Kendaraan tidak bisa leluasa berjalan. Bahkan sesekali harus terhenti lantaran arus lalu lintas ditutup dan harus bergantian dengan pengguna jalan dari arah sebaliknya.
"Memang macetnya cukup parah," ucap dia.
Sepanjang tahun 2018 ini, kemacetan memang diperkirakan akan terjadi di ruas jalan paling sibuk di Gunungkidul ini. Pasalnya, pemerintah mengagendakan perbaikan di sejumlah titik jalan yang dirasa telah mengalami kerusakan parah. Rencananya proyek perbaikan serta pembangunan jalan tersebut akan dilaksanakan selama kurun waktu 358 hari. Adapun lokasi-lokasi yang akan mendapatkan perbaikan meliputi proyek rehabilitasi Jembatan Kali Pentung dan Bunder. Sejumlah titik lain di Kecamatan Patuk yang akan mendapatkan jatah perbaikan diantaranya adalah yang pertama, jalur Jembatan Kali Pentung; titik kedua di Jalan Jogja-Wonosari km 23 tepatnya di depan SMK Muhammadiyah Patuk sepanjang 250 meter. Kemudian titik ketiga di kilometer 24 tepatnya di Jembatan Saradan hingga SMPN 2 Patuk sepanjang 500 meter serta titik keempat di Jalan Jogja – Wonosari kilometer 25 di area SPBU Sambipitu, Bunder sepanjang 650 meter yang saat ini tengah dikerjakan.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
