Kriminal
Pinjam Meminjam Truk Berujung Pengeroyokan, 2 Warga Saptosari Diamankan Polisi
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua warga Desa Monggol, Kecamatan Saptosari, H (30) dan S (40) terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya keduanya telah dilaporkan atas dugaan kasus penganiayaan terhadap Febrianto (20) warga Padukuhan Bulurejo, Desa Monggol, Kecamatan Saptosari pada Jumat (22/03/2019). Saat ini keduanya telah diamankan dan diperiksa secara intensif oleh aparat kepolisian.
Informasi yang berhasil dihimpun, kasus tersebut bermula saat Febrianto sebelumnya meminjam kendaraan jenis truk milik H untuk digunakan bekerja. Namun truk tersebut tak kunjung dikembalikan oleh Febri.
Hingga pada Jumat (22/03/2019) lalu, Febri berniat mengembalikan kendaraan tersebut ke rumah H sekaligus untuk meminta maaf dan bertanggung jawab mengganti kerugian lamanya peminjaman truk tersebut. Sesampainya di rumah, Febri sudah disambut oleh beberapa orang dengan wajah sangar.
Usai turun dari kendaraannya, untuk mengembalikan mobil tersebut, Febri langsung mendapatkan perlakukan tak mengenakkan. Pasalnya, H langsung menarik rambut Febri dan membawanya ke belakang rumah.
Sesampainya di belakang rumah, H yang masih menarik rambut Febri kemudian menghempaskannya kepada S yang juga merupakan warga Kecamatan Saptosari. Tanpa basa basi, S yang juga dengan raut wajah kalap kemudian membenturkan kepala Febri beberapa kali ke tembok. Tak puas sampai disitu, S menarik Febri membawanya ke depan rumah yang juga sudah banyak orang.
“Sesampainya di depan rumah milik H, korban dipukuli dan dikeroyok oleh sekitar 5 orang menggunakan tangan kosong dan ada yang menggunakan sandal,” kata Kapolsek Saptosari, AKP Wijayadi, Selasa (26/03/2019).
Nasib Febri menjadi cukup beruntung ketika salah seorang warga yang mendengar keributan yang terjadi kemudian datang untuk melerai kejadian tersebut. Dengan kondisi babak belur usai dikeroyok, korban kemudian diantar pulang ke rumahnya.
“Pada keesokan harinya karena ia menderita sakit di bagian muka dan kepala bagian belakang serta telinga kiri terasa nyeri, ia berobat ke RSUD Wonosari,” terang Kapolsek.
Kapolsek menjelaskan, atas kejadian itu, korban lantas melaporkannya ke Polsek Saptosari. Saat ini pihak kepolisian terus melakukan penyidikan atas kasus tersebut. Pendekatan dengan masyarakat dan tokoh lain juga dilakukan oleh jajaran kepolisian, hingga akhirnya Selasa (26/03/2019) sore tadi H dan S yang dilaporkan oleh Febri atas dasar penganiayaan berhasil diamankan oleh petugas.
“Atas laporan itu kita tindaklanjuti dengan pemeriksaan baik korban dan saksi. Ini keduanya (pelaku) juga telah diamankan dan dimintai keterangan,” pungkas AKP Wijayadi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
