Sosial
Sambangi Korban Puting Beliung, Anggota DPR RI Kagumi Jiwa Gotong Royong Warga
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bencana puting beliung yang terjadi di Kalurahan Pacarejo dan Kalurahan Semanu pada Selasa (22/02/2022) lalu menjadi perhatian bersama. Pasca bencana ini terjadi, bantuan terus berdatangan dari berbagai sumber untuk meringankan beban warga terdampak. Puting beling yang menghempas kawasan ini memang cukup dahsyat. Tercatat ratusan rumah warga mengalami kerusakan akibat insiden ini.
Mulai dari komunitas, relawan, paguyuban, instansi dan serta pemerintah banyak memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana. Hampir setiap harinya, ada logistik hingga bantuan yang masuk ke posko untuk dibagi rata ke warga yang membutuhkan. Seperti halnya Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) pada sore tadi yang menyalurkan bantuan logistik serta bantuan dalam bentuk lain.
Anggota DPR RI Fraksi PKS Sukamta, mengatakan, bantuan yang diberikan ini hanya sebagian kecil saja untuk membantu warga terdampak. Pada kunjungannya tadi, Sukamta juga sempat melakukan peninjauan di beberapa lokasi mulai dari Padukuhan Jonge hingga Padukuhan Jelok yang menjadi titik terberat dampak bencana alam.
“Ini sebagai bentuk keprihatinan kita kepada saudara-saudara yang ada di sini. Hasil peninjauan di lokasi, memang dampaknya luas ya,” papar Sukamta, Jumat (25/02/2022).
Menurutnya, pemerintah setempat bersama dengan relawan sigap melakukan penanganan di lokasi kejadian. Saat ini pemerintah kabupaten juga mulai action dalam penanganan kebencanaan yang ada. Berkaitan dengan rehab bangunan atap yang hancur akibat sapuan angin, ia mengatakan berdasarkan peninjauan yang dilakukan saat ini sudah mulai dilakukan oleh masyarakat secara mandiri dan gotong royong dengan relawan dan tetangga. Dirinya sendiri mengapresiasi atas langkah cepat yang dilakukan oleh warga masyarakat ini.

“Semangat masyarakat ini luar biasa sekali, di tengah keprihatinan yang ada sekarang mereka tetap mengedepankan gotong royong antar sesama,” ujarnya.
Dalam peninjauan yang dilakukan pada sore tadi, Partai PKS Gunungkidul bersama dengan Sukamta melakukan pengecekan di Masjid dan gedung TPA Ar Rahman di Jelok, Pacarejo. Ternyata, bangunan gedung TPA ini atapnya habis disapu puting beliung.
Sementara itu, Lurah Pacarejo, Suhadi mengatakan kejadian puting beliung ini begitu cepat. Hanya sekitar 3 menit disertai hujan serta langit yang gelap. Angin kencang itu tiba-tiba menyapu wilayah sebagian Pacarejo. Atap di gedung TPA itu lantas terbang mengikuti pusaran angin dan terhempas sejauh 500 meter.
“Bahkan itu toren di atas juga terbawa angin dan terlempar jauh sampai pecah,” terang Suhadi.
Di Pacarejo sendiri ada 450 lebih bangunan rumah, tempat ibadah, dan bangunan pendidikan yang rusak akibat kejadian ini.
Menurutnya, sejauh ini penanganan terus dilakukan. Di hari pertama sudah berhasil membuka akses jalan, serta melakukan penanganan pertama. Kemudian dilanjutkan dengan gotong royong penanganan lainnya serta pemerintah hadir dalam pendataan dan pencukupan kebutuhan yang mendesak.
“Bantuan logistik alhamdulillah aman dari berbagai lembaga, komunitas, instansi luar biasa bantuannya terus berdatangan. Alhamdulillah dan terimakasih,” paparnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
