Peristiwa
Sempat Lepas, BKSDA Berhasil Tangkap Beruk yang Sempat Menyerang 4 Warga Gading
Playen, (pidjar.com)–Seekor beruk yang sempat lepas dari kandang dan menyerang sejumlah warga di Kalurahan Gading, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, akhirnya berhasil ditangkap kembali oleh petugas pada Selasa (9/6/2026) siang.
Kepala SKSDA Wilayah II melalui Koordinator UPS Bunder, Apri, membenarkan bahwa satwa tersebut sebelumnya lepas dari kandang pada Minggu (7/6/2026) sore dan sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan warga.
“Benar, beruk yang lepas dari kandang dan sempat menyerang warga sudah berhasil diamankan kembali oleh petugas pada Selasa siang. Saat ini satwa tersebut sudah dikembalikan ke area penangkaran dan ditempatkan di kandang yang baru,” ujar Apri.
Menurutnya, sebelum keluar dari kawasan kandang, beruk tersebut terlebih dahulu menyerang petugas jaga yang sedang piket. Setelah itu satwa liar tersebut berhasil lolos dari area penangkaran dan masuk ke permukiman warga.
“Dari hasil pengecekan, beruk bisa lepas karena kandang besi mengalami kerusakan atau jebol sehingga satwa berhasil keluar dari kandang,” katanya.

Akibat kejadian itu, sedikitnya empat warga mengalami luka akibat gigitan dan cakaran beruk. Korban terparah adalah Rubijan (60), warga Gading VIII, Kalurahan Gading, yang mengalami luka gigitan dan cakaran di tangan hingga harus menjalani tujuh jahitan. Selain itu, korban juga mengalami luka pada kaki kiri dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Wonosari.
Tiga korban lainnya yakni Faizal (7), Waluyo (45), dan Guntur (37), seluruhnya warga Kalurahan Gading, mengalami luka di bagian tangan akibat gigitan maupun cakaran satwa tersebut.
Apri menjelaskan, proses pencarian dilakukan sejak satwa itu lepas. Petugas terus melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian beruk.
“Pada Selasa siang, beruk berhasil ditemukan di kawasan Kali Oyo. Petugas kemudian melakukan penembakan bius untuk mengamankan satwa tersebut. Setelah kondisi aman, beruk langsung dievakuasi dan dipindahkan ke kandang baru yang dinilai lebih aman,” jelasnya.
Pihaknya memastikan evaluasi terhadap sistem pengamanan kandang akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Selain itu, warga diminta segera melapor apabila menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Yang terpenting saat ini satwa sudah berhasil diamankan dan tidak lagi membahayakan warga. Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap sarana kandang agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tandas Apri.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized4 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
